Sidoarjo – Pendopo Delta Wibawa di Kabupaten Sidoarjo menjadi saksi digelarnya Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2024 oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan yang berlangsung pada hari Jumat ini dibuka oleh Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Sidoarjo, Ainur Rahman, yang mewakili Plt. Bupati Sidoarjo.Dalam sambutannya, Ainur Rahman menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai momentum strategis untuk berdiskusi dan mencari solusi dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa.
Ia menyatakan bahwa pemerintah desa memiliki peran vital sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi setempat. Menurutnya, desa merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki interaksi langsung dengan warga.
“Melalui dana desa yang tersedia, diharapkan tercipta pembangunan desa dengan pengelolaan keuangan yang tepat dan sesuai dengan aturan yang ada,” ujar Ainur Rahman dengan penuh optimisme.
Sejak diberlakukannya Undang-Undang No.6 Tahun 2014, besaran dana desa di Kabupaten Sidoarjo mengalami peningkatan drastis. Data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Sidoarjo mencatat peningkatan sebesar 600 persen sejak tahun 2015.
Dana desa yang cukup besar ini dimanfaatkan untuk berbagai program pembangunan dan pemberdayaan desa.
Dana tersebut digunakan untuk berbagai keperluan seperti penanganan kemiskinan ekstrim melalui bantuan langsung tunai (BLT), ketahanan pangan, penanganan stunting, serta permodalan untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Langkah-langkah ini diambil guna mewujudkan desa yang kuat, maju, mandiri, dan demokratis, sesuai dengan amanat undang-undang.Workshop ini tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga sebagai sarana untuk mengevaluasi efektivitas pengelolaan keuangan desa selama ini.
Peserta yang terdiri dari berbagai pihak terkait diharapkan dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan guna meningkatkan kualitas pengelolaan dana desa.
Dengan adanya workshop ini, diharapkan desa-desa di Sidoarjo dapat terus berkembang dan berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Harapan besar terletak pada kemampuan pemerintah desa dalam mengelola dana desa dengan transparan dan akuntabel, demi kesejahteraan masyarakat desa secara keseluruhan.
