Sidoarjo– Plt Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn membangkitkan semangat kolaborasi bagi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Pemerintah Desa (Pemdes) di Kabupaten Sidoarjo. Dalam acara pengukuhan Pengurus Paguyuban Badan Permusyawaratan Desa (PBPD) se-Kecamatan Wonoayu periode 2024-2029, Subandi menegaskan pentingnya peran BPD sebagai mitra strategis dalam pembangunan desa.
“Dalam menjalankan tugasnya, BPD harus mampu bekerja sama dengan Pemdes dan berperan aktif dalam menyokong pembangunan desa,” ungkap Subandi di Pendopo Kecamatan Wonoayu, yang juga dihadiri oleh Ketua PBPD Kabupaten Sidoarjo H. Mulyono Wijayanto.
Subandi, yang pernah menjabat sebagai kepala desa, menjelaskan bahwa BPD memiliki fungsi krusial dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, termasuk legislasi, perwakilan, dan pengawasan. “Saya mengharapkan kontribusi aktif dari BPD dalam menyusun dan mengawasi pelaksanaan program pembangunan desa,” tambahnya.
Komunitas BPD juga diminta untuk terus mengembangkan diri dan meningkatkan kapasitasnya dalam merencanakan pembangunan desa yang berkelanjutan. Sinergi yang baik antara BPD dan Pemdes, menurut Subandi, adalah kunci utama untuk menciptakan kebijakan yang efektif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Dengan sinergi ini, kami yakin dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program desa yang terencana dengan baik,” paparnya.
Saat ini, masa jabatan Kepala Desa (Kades) dan BPD telah diperpanjang, sebuah langkah yang diharapkan dapat meningkatkan stabilitas dan kualitas pemerintahan desa. Subandi menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara Kades dan BPD untuk memastikan implementasi kebijakan yang tepat dan efisien.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga memberikan perhatian khusus kepada BPD dengan menambah nilai insentif bagi anggotanya. Penambahan ini diusulkan dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2024, serta pendaftaran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan sosial yang lebih baik bagi anggota BPD.
“Dengan dukungan ini, kami berharap BPD semakin bersemangat dan dapat memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan desa yang berkelanjutan,” tambah Subandi.
