Sidoarjo – Menjelang perayaan Idul Adha 1445 H, Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo memastikan seluruh hewan kurban yang dijual di wilayahnya dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit. Hal ini diungkapkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sidoarjo, H Subandi SH MKn, setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Sabtu sore (15/6).
“Hasil cek di lapangan, hewan-hewan kurban yang dijual dalam kondisi baik. Dari tempat asal, hewan kurban ini juga dinyatakan sehat semua,” jelas H Subandi setelah mendatangi lokasi penjualan hewan kurban di Kawasan Pondok Candra.
Sidak ini dilakukan bersama Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo, Dr Eny Rustianingsih ST MT, Camat Waru, Nawari, serta Kepala Desa Tambak Sawah, Waru, Imam Fauzi. Mereka turut menyaksikan kondisi hewan kurban secara langsung di lokasi penjualan.
Subandi berharap bahwa hewan-hewan kurban yang akan disembelih pada Senin (17/6) dan seterusnya benar-benar terbebas dari penyakit. Ia menekankan pentingnya daging kurban yang sehat agar bisa membawa berkah dan manfaat bagi umat yang merayakan Hari Raya Idul Adha.
Sidak hewan kurban ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk menjamin kesehatan dan kebersihan dalam pelaksanaan ibadah kurban. Lebih jauh, langkah ini juga bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang berniat berkurban.
“Masyarakat tidak perlu khawatir. Semua hewan kurban yang dijual dalam kondisi baik dan sehat. Tidak terkena penyakit mulut dan kuku (PMK),” tegas Subandi.
Petugas Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo telah menyisir penjual-penjual hewan kurban di berbagai kawasan Sidoarjo. Hasil dari pemeriksaan tersebut menunjukkan bahwa tidak ada satu pun hewan kurban yang terindikasi terkena penyakit.
Dengan adanya kepastian dari pemerintah daerah ini, masyarakat diharapkan dapat melaksanakan ibadah kurban dengan tenang dan yakin bahwa hewan yang mereka beli dalam kondisi sehat.
