Mojokerto – Dalam upaya menyukseskan program Trias Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M), Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, mendorong semua komponen di sekolah untuk bersinergi guna mewujudkan sekolah sehat. Hal ini disampaikan oleh Bupati Ikfina saat memberikan pembinaan kepada 58 guru dan kepala sekolah UKS/M SMP/MTS Kabupaten Mojokerto di Hotel Lynn, Magersari, Kota Mojokerto, Jumat (14/6/2024).
“UKS harus benar-benar jalan, PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja), dan sekolah Adiwiyata juga harus berjalan. Semua komponen sekolah, baik dari guru-guru dengan kurikulumnya, dan semua elemen yang ada di sekolah harus berpartisipasi,” jelas Bupati Ikfina.
Bupati Ikfina menilai pentingnya mewujudkan sekolah sehat sebagai langkah untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat peserta didik. Dengan adanya lingkungan sekolah yang sehat, peserta didik dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan berkualitas.
Terkait dengan pelayanan kesehatan di sekolah, Bupati Ikfina menekankan pentingnya pengawasan guru terhadap konsumsi tablet tambah darah oleh siswi secara rutin setiap minggunya. “Tablet tambah darah ini sangat penting, tidak hanya untuk mencegah stunting, tetapi juga agar remaja putri bisa menangkap semua pelajaran dengan baik. Otak kita membutuhkan oksigen, dan sel darah merah yang mengantarkan oksigen serta nutrisi ke otak,” paparnya.
Bupati Ikfina juga mengimbau setiap sekolah untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat dengan mengelola sampah dan limbah secara baik. “Lingkungan harus dalam kondisi yang selalu bersih. Membiasakan hal-hal yang bersih sangat penting,” ujarnya.
Untuk memastikan suksesnya program Trias UKS/M ini, setiap puskesmas di Kabupaten Mojokerto akan dikerahkan untuk memberikan pembinaan dan pendampingan literasi kesehatan di UKS/M masing-masing sekolah. “Ini untuk menjaga kesehatan seluruh siswa, agar semua program di sekolah dapat berjalan dengan baik dan mereka mendapatkan kondisi kesehatan yang optimal,” pungkasnya.
Upaya Terpadu Menuju Sekolah Sehat
Program Trias UKS/M mencakup tiga komponen utama yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sehat. Bupati Ikfina mendorong sinergi antara ketiga komponen ini agar tujuan mewujudkan sekolah sehat dapat tercapai dengan efektif.
Pendidikan Kesehatan
Pendidikan kesehatan di sekolah merupakan langkah penting dalam membentuk pola pikir dan perilaku hidup sehat sejak dini. Para guru diimbau untuk memasukkan materi kesehatan dalam kurikulum dan mengintegrasikannya dalam berbagai kegiatan belajar mengajar.
Pelayanan Kesehatan
Pelayanan kesehatan di sekolah, seperti pemberian tablet tambah darah, pemeriksaan kesehatan rutin, dan penyuluhan kesehatan, menjadi fokus utama. Pengawasan terhadap konsumsi tablet tambah darah oleh siswi akan membantu mencegah anemia dan memastikan mereka mendapatkan nutrisi yang cukup untuk menunjang proses belajar.
Pembinaan Lingkungan Sehat
Mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat merupakan tanggung jawab bersama. Pengelolaan sampah dan limbah yang baik, penyediaan fasilitas sanitasi yang memadai, serta penanaman kebiasaan hidup bersih di kalangan siswa, menjadi langkah konkret dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan.
Peran Puskesmas dalam Pendampingan UKS/M
Keterlibatan puskesmas dalam program UKS/M menjadi kunci sukses implementasi Trias UKS/M. Puskesmas akan memberikan pembinaan dan pendampingan literasi kesehatan, memastikan program kesehatan di sekolah berjalan dengan baik, serta menyediakan sumber daya dan informasi yang diperlukan.
Dengan langkah-langkah ini, Bupati Ikfina berharap Kabupaten Mojokerto dapat menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Program Trias UKS/M menjadi salah satu wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan di wilayahnya.
