Mojokerto – Suasana di halaman MTs Assalam/MA Islamic Center, Desa Panggih, Kecamatan Trowulan, tampak semarak, Jumat (14/6/2024) pagi. Ratusan siswa-siswi dari MTS Assalam dan SMK Jayanegara, Bicak, Trowulan, berkumpul mengikuti program Jumat Ceria yang digelar oleh Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati. Program ini bertujuan untuk mengedukasi remaja putri (rematri) terkait pencegahan anemia guna menghindari risiko stunting.
Acara yang diberi akronim Jumat Cantik, Enerjik, Rajin, Inovatif, dan Aktif ini merupakan inisiatif Pemkab Mojokerto untuk meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan remaja. Kegiatan diawali dengan penyerahan tablet tambah darah oleh Bupati Ikfina kepada Kepala Sekolah MTS Assalam, Nur Alifah. Turut hadir dalam acara tersebut Camat Trowulan, Forkopimca Trowulan, serta tim Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto.
“Jadi kegiatan kita hari ini adalah satu upaya bangsa kita untuk mengatasi stunting,” ucap Bupati Ikfina, membuka arahannya kepada para siswa-siswi.
Dalam kesempatan itu, Bupati Ikfina menjelaskan bahaya anemia pada remaja putri dan dampaknya terhadap pertumbuhan anak di masa depan. “Stunting itu gagal tumbuh, jadi balitanya itu gagal tumbuh karena kekurangan gizi. Stunting biasanya terjadi saat dia lahir, hal itu terjadi karena saat ibunya (saat) masih remaja dia kekurangan darah,” ujarnya.
Bupati Ikfina menekankan pentingnya mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi untuk mencegah anemia. “Salah satu makanan yang mengandung zat besi adalah kuning telur, selain kuning telur itu ada hati ayam, daun ketela, kemudian ada juga kacang-kacangan jadi berbagai jenis kacang-kacangan dan turunannya itu mengandung zat besi,” terangnya.
Ia juga mengingatkan para siswa mengenai minuman yang dapat menghambat penyerapan zat besi, seperti teh dan kopi. “Ada minuman yang menghalangi masuknya zat besi ke dalam pembuluh darah yaitu kopi dan teh. Jadi kalau mau minum kopi sebaiknya jarak 1 jam setelah makan,” tuturnya.
Sebagai solusi untuk meningkatkan penyerapan zat besi, Bupati Ikfina menyarankan konsumsi jus jeruk. “Jus jeruk mempercepat penyerapan zat besi ke dalam tubuh, sehingga penyerapan zat besi akan maksimal,” jelasnya.
Di akhir arahannya, Bupati Ikfina yang juga pernah berprofesi sebagai dokter, mengimbau para siswa untuk rajin berolahraga, khususnya di pagi hari. “Anak-anak juga harus rajin senam seperti ini, karena kita terkena sinar matahari yang dapat mengubah pro-vitamin D menjadi vitamin D agar tubuh kita menjadi kuat dan bugar,” pungkasnya.
Program Jumat Ceria ini mendapatkan respons positif dari para siswa dan guru. Siti Aminah, seorang siswi kelas 9 MTS Assalam, menyatakan bahwa informasi yang diberikan sangat bermanfaat. “Saya jadi lebih tahu pentingnya makanan yang mengandung zat besi dan bagaimana cara menjaga kesehatan dengan benar. Terima kasih, Bu Bupati,” ujarnya dengan semangat.
Melalui program ini, Pemkab Mojokerto berupaya membangun generasi yang sehat dan kuat, dengan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya gizi seimbang dan kebiasaan hidup sehat sejak dini.
