Mojokerto – Rangkaian perayaan HUT Kabupaten Mojokerto yang ke-731 semakin memperkaya keberagaman budaya dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Salah satu momen menarik dalam perayaan tersebut adalah Festival Hadrah Habsyi di Pendapa Graha Maja Tama (GMT) Kabupaten Mojokerto, Senin (6/5/2024).
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya festival ini. Ia menekankan pentingnya memperluas keterlibatan masyarakat dalam memperingati hari bersejarah tersebut. “Peringatan ini adalah upaya kita untuk memperkaya dan memperluas keterlibatan berbagai pihak dalam memperingati HUT Kabupaten Mojokerto ke-731, serta meningkatkan rasa memiliki terhadap Mojokerto bagi seluruh masyarakat,” ujarnya di hadapan ratusan peserta festival.
Tema peringatan ‘Bersama, Berkarya, dan Berjaya’ menjadi cerminan dari semangat persaudaraan, persatuan, dan kesatuan. Bupati Ikfina menjelaskan bahwa tema tersebut mengingatkan pada nilai-nilai yang telah dari leluhur, bahkan sejak zaman Kerajaan Majapahit. “Kebersamaan, persaudaraan, persatuan, dan kesatuan adalah nilai-nilai yang harus kita lestarikan,” tambahnya.
Selain itu, konsep ‘Berkarya’ sebagai simbol kemajuan seni budaya di Mojokerto. Menurut Bupati, berkarya merupakan wujud dari komitmen untuk menghasilkan karya nyata yang sejajar dengan syiar agama Islam. Festival Hadrah Habsyi sebagai salah satu contoh nyata dari semangat berkarya tersebut.
Kemudian, aspek ‘Berjaya’ menegaskan pentingnya eksistensi dan kemajuan dalam berbagai bidang. “Eksistensi harus diiringi dengan kemajuan di segala bidang agar kita dapat meraih kejayaan yang diimpikan,” kata Bupati Ikfina.
Acara Festival Hadrah Habsyi tersebut juga hadir oleh berbagai tokoh penting, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Mojokerto, serta Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Mojokerto.
Perayaan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-731 bukan hanya sekedar peringatan, tetapi juga momentum untuk memperkaya budaya, memperluas keterlibatan masyarakat, dan mengokohkan eksistensi serta kemajuan Kabupaten Mojokerto ke depannya.
