Samarinda – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, menyatakan komitmen untuk terus mendukung lembaga penyiaran televisi dan radio di wilayahnya setelah meraih Piala Anugerah KPI 2023.
“Alhamdulillah, kami meraih penghargaan pada Anugerah KPI 2023,” ungkap Faisal.
Provinsi Kalimantan Timur berhasil meraih dua penghargaan dalam acara yang diselenggarakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Penghargaan pertama, kategori Pemerintah Peduli Penyiaran, diterima oleh Kepala Dinas Kominfo Kaltim, Faisal. Sedangkan penghargaan kedua, KPI Daerah Inovatif dan Kolaboratif, diterima oleh Ketua KPID Kaltim, Irwansyah.
Sebagai Ketua Asosiasi Dinas Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia (Askompsi), Faisal menegaskan komitmennya untuk terus mendukung KPID dalam menghasilkan konten berkualitas bagi masyarakat Kaltim. Kategori kedua, “KPI Daerah Inovatif dan Kolaboratif,” menjadi dorongan positif baru bagi KPID Kaltim.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung KPID dalam melaksanakan tugasnya guna menghasilkan konten yang berkualitas bagi masyarakat Kaltim,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua KPID Kaltim, Irwansyah, menambahkan bahwa penerimaan Piala Anugerah 2023 tersebut menjadi sumber kebanggaan dan motivasi bagi KPID Kaltim dari KPI Pusat.
Irwansyah menjelaskan bahwa penghargaan dalam kategori Inovatif dan Kolaboratif dipersembahkan untuk masyarakat Kaltim. KPID Daerah Kaltim, menurut Irwansyah, fokus pada inovasi dan kolaborasi program, termasuk melibatkan universitas di Kaltim untuk membawa perubahan dalam penyiaran.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk program-program inovatif dan kolaboratif, tetapi juga kerjasama dengan universitas di Kaltim untuk merancang masa depan Penyiaran Kaltim yang membawa dampak perubahan,” tegasnya.
Piala Anugerah KPI 2023 melibatkan 25 kategori dan melibatkan dewan juri dari berbagai latar belakang, seperti KPI Pusat, anggota DPR RI, Lembaga Sensor Film (LSF), akademisi, pengamat media, jurnalis senior, dan psikologi klinis. Sebanyak 469 program siaran ikut bersaing dalam kategori televisi dan radio.
