Seleksi ini diselenggarakan untuk mengidentifikasi pemuda terbaik dari kabupaten/kota dalam keempat bidang tersebut, dengan proses verifikasi oleh tim penilai yang telah ditunjuk oleh Dispora Kaltim.
Dalam proses perekrutan calon peserta seleksi, pihaknya telah mengirimkan pemberitahuan kepada berbagai entitas yang berpotensi mengajukan peserta, termasuk kelompok pemuda, lembaga, dan instansi di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Agus juga menyatakan bahwa kuota peserta dalam Seleksi Pemuda Daerah Provinsi Kaltim dibatasi. Jumlahnya adalah 13 orang untuk setiap kategori, sehingga totalnya 52 peserta. Oleh karena itu, jika jumlah peserta telah mencapai kuota, pendaftaran akan dihentikan.
Sebelumnya, Bahri yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, saat memimpin rapat di Ruang Audio Visual Kantor Dispora Kaltim Komplek Stadion Kadrie Oening Samarinda, bersama pihak terkait membahas seleksi ini. Bahri mengungkapkan bahwa seleksi tersebut diadakan untuk menemukan pemuda terbaik di bidangnya masing-masing.
Terkait dengan surat pemberitahuan yang sudah dilayangkan kepada instansi dan lembaga untuk mengikuti seleksi ini, Bahri berharap baik dari perangkat daerah maupun organisasi untuk melanjutkan informasi tersebut kepada pemuda binaan mengikuti seleksi.
“Tiap organisasi perangkat daerah maupun lembaga tertentu biasanya terdapat pemuda binaan , sehingga kami berharap mereka bisa diajak ikut seleksi, seperti dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Diskominfo, Kesbangpol dan lainnya baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Bahri.
Untuk proses seleksi, lanjutnya, akan diselenggarakan di Hotel Aston Samarinda pada tanggal 7 Desember 2023. Sementara itu, batas waktu pendaftaran adalah paling lambat tanggal 4 Desember. Kemudian, para pemenang akan mendapatkan hadiah studi tur ke Pulau Dewata.
