Kukar – Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Ahmad Muzakkir, melakukan monitoring dan evaluasi lokasi perkebenihan kebun sawit di Km 38 dan Km 41 Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dalam hal tersebut, Disbun Kaltim berkomitmen untuk perbenihan sebanyak 20.000 benih unggul sawit.
Dalam kunjungannya, Muzakkir didampingi oleh Kepala Bidang Perbenihan dan Produksi Tanaman Perkebunan serta jajaran staf Disbun Kaltim.
Muzakkir mengatakan, pengembangan benih unggul sawit merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil perkebunan sawit di Kaltim. Benih unggul memiliki keunggulan dalam hal produktivitas, toleransi terhadap hama dan penyakit, serta ketahanan terhadap perubahan iklim.
“Pengembangan benih unggul sawit ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani sawit,” kata Muzakkir.
Muzakkir menjelaskan, lokasi perkebenihan kebun sawit di Km 38 dan Km 41 Kukar merupakan lokasi yang strategis untuk pengembangan benih unggul sawit. Lokasi tersebut memiliki lahan yang luas dan subur, serta didukung oleh ketersediaan air yang cukup.
“Pemprov Kaltim telah menyiapkan anggaran cukup untuk pengembangan benih unggul sawit di lokasi ini,” kata Muzakkir.
Muzakkir berharap, pengembangan benih unggul sawit di Kaltim dapat berjalan lancar dan sesuai dengan target. Ia juga berharap, benih unggul sawit yang dihasilkan dapat memenuhi kebutuhan petani sawit di Kaltim.
“Kami akan terus berupaya untuk mengembangkan benih unggul sawit di Kaltim,” kata Muzakkir.
Benih unggul sawit memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan benih biasa, antara lain: Produktivitas lebih tinggi. Benih unggul mampu menghasilkan tandan buah segar (TBS) yang lebih banyak dan berkualitas. Toleransi terhadap hama dan penyakit lebih tinggi. Benih unggul lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit.
Ketahanan terhadap perubahan iklim lebih tinggi. Benih unggul lebih tahan terhadap perubahan iklim, seperti kekeringan dan banjir.
Manfaat Pengembangan Benih Unggul Sawit
Pengembangan benih unggul sawit memiliki beberapa manfaat, antara lain: Meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil perkebunan sawit. Meningkatkan kesejahteraan petani sawit. Meningkatkan daya saing produk perkebunan sawit. Menjaga kelestarian lingkungan.
Pengembangan benih unggul sawit merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil perkebunan sawit di Kaltim. Benih unggul memiliki keunggulan dalam hal produktivitas, toleransi terhadap hama dan penyakit, serta ketahanan terhadap perubahan iklim. Pengembangan benih unggul sawit juga dapat meningkatkan kesejahteraan petani sawit dan menjaga kelestarian lingkungan.
