Sidoarjo – Riuh sorak-sorai memenuhi Stadion Jenggolo ketika peluit panjang dibunyikan oleh wasit, menandai berakhirnya laga persahabatan yang mempertemukan Tim Sepak Bola Abah Subandi melawan tim jurnalis WARAS FC. Skor akhir 3:1 mengukuhkan kemenangan Tim Abah Subandi, namun lebih dari itu, pertandingan Sabtu sore ini memancarkan semangat persahabatan dan kebersamaan.
Dengan senyum lebar, Abah Subandi, Plt. Bupati Sidoarjo, menikmati setiap momen pertandingan. Bagi beliau, pertandingan ini bukan sekadar ajang mencari kemenangan, tetapi juga kesempatan mempererat silaturahmi dengan para jurnalis dari berbagai media.
Kedua tim bermain dengan santai, penuh keakraban, menunjukkan bahwa semangat sportivitas dan persahabatan bisa berjalan beriringan.
“Rasanya sangat menyenangkan bisa bermain bola dengan teman-teman wartawan. Ini adalah momen langka di mana saya bisa ‘menendang’ mereka, tentu saja dalam konteks yang positif dan menyenangkan di lapangan bola,” ujar Abah Subandi sambil tertawa.
Pertandingan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana membangun sinergi antara pemerintah daerah dan media. Abah Subandi, yang berhasil mencetak satu gol dari titik penalti, menegaskan pentingnya kerja sama dalam segala aspek, termasuk dalam konteks sepak bola yang membutuhkan teamwork, kekompakan, dan pemahaman peran masing-masing.
“Kita bisa belajar banyak dari pertandingan ini. Seperti dalam pemerintahan, kita perlu kompak dan solid, memahami tugas dan posisi masing-masing, serta memiliki tujuan yang sama untuk menciptakan pemerintahan yang kondusif,” jelasnya.
Selain mengungkapkan rasa senangnya, Abah Subandi juga menyampaikan harapan kepada para jurnalis. Sebagai pimpinan daerah, beliau membuka pintu lebar-lebar untuk kritik yang membangun. Bagi Abah Subandi, kritik konstruktif dari media adalah “vitamin” yang membantu pemerintah daerah berkembang dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kritik yang membangun sangat penting. Tanpa kritik, kita tidak bisa berkembang dengan baik. Oleh karena itu, saya siap menerima masukan dan kritik dari teman-teman jurnalis untuk bersama-sama membangun Kabupaten Sidoarjo,” tambahnya.
Laga persahabatan ini merupakan simbol kedekatan dan keterbukaan pemerintah daerah dengan media. Abah Subandi menegaskan bahwa di mana pun, komunikasi dan kerja sama antara pemerintah dan media harus selalu terjaga dengan baik. Ia bahkan siap untuk pertandingan selanjutnya, tanpa membeda-bedakan media, karena semua jurnalis adalah mitra penting dalam pembangunan daerah.
“Semua teman-teman media adalah mitra kami. Karya-karya mereka yang kritis adalah vitamin bagi kami. Saya dan seluruh jajaran pemerintah akan terus merangkul media sebagai mitra dalam membangun Sidoarjo yang lebih baik,” pungkas Abah Subandi.Laga berakhir dengan kemenangan di lapangan, tetapi yang terpenting, pertandingan ini mengukuhkan kemenangan persahabatan dan kebersamaan di hati semua yang terlibat.
