Sangatta – Anggota komisi B DPRD Kutim David Rante menyoroti Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kutai Timur (Kutim). David Rante secara tegas meminta pemerintah untuk lebih memperhatikan dan memberdayakan sektor ini.
David Rante berpendapat bahwa UMKM memiliki kontribusi signifikan dalam pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, pengembangan UMKM tidak hanya meningkatkan perekonomian tetapi juga mengurangi angka pengangguran di Kutim.
“Dukungan pemerintah sangat diperlukan untuk meningkatkan UMKM yang ada di Kutim,” ujar David saat di wawancarai di Gedung DPRD Kutim.
Ia berharap pemerintah dapat menyediakan pelatihan, pendampingan, dan permodalan yang memadai bagi para pelaku UMKM agar mereka bisa lebih berkembang.
Selain itu, David juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dan digitalisasi dalam operasional UMKM. Penggunaan teknologi informasi akan membantu UMKM dalam memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi usaha mereka.
“Mereka ini harus familiar dengan tekhnologi informasi. sekarang kan jamannya sudah canggih, jangan sampai UMKM kita kalah bersaing,” bebernya.
Menurutnya, dengan adanya Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur, UMKM di Kutim harus bisa bersaing. “Saya meminta kepada Pemkab Kutim untuk serius memberdayakan UMKM ini terutama menyambut IKN,” teragnnya.
Terpisah, Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman mengungkapkan dukungan terhadap UMKM. Ia mengungkapkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan UMKM di daerah tersebut.
“Kami serius terus mendorong UMKM. Pada tanggal 11 Juni 2024, Kutai Timur mendapatkan undangan dari negara Finlandia untuk memamerkan produk UMKM di perayaan Hari Ulang Tahun Finlandia,” terang Ardiansyah.
Dukungan Pemkab Kutim pada UMKM
Undangan tersebut, menurut Ardiansyah, merupakan bukti nyata dari keseriusan pemerintah Kabupaten Kutim dalam memajukan UMKM. Ini adalah kesempatan besar bagi UMKM di Kutim untuk menunjukkan produk mereka di panggung internasional, yang tentunya akan membuka peluang pasar yang lebih luas dan meningkatkan reputasi produk lokal.
Keikutsertaan UMKM Kutim dalam acara internasional tersebut diharapkan dapat memotivasi para pelaku usaha lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk mereka. Langkah ini juga mencerminkan visi pemerintah daerah dalam memajukan perekonomian melalui pemberdayaan UMKM.
Dengan sinergi antara pemerintah dan pelaku UMKM, masa depan ekonomi Kutai Timur diharapkan akan semakin cerah. Dukungan yang berkelanjutan, serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi, menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan dan meraih peluang di masa depan.
