Sangatta – Usai memberikan ceramah di Masjid Al-Faruq, Bupati Kutai Timur, H Ardiansyah Sulaiman, langsung dikerumuni para pelajar yang antusias meminta tanda tangannya di buku absensi Tarawih. Buku ini merupakan bagian dari tugas sekolah mereka untuk mencatat kehadiran dalam ibadah Ramadan.
Tanpa ragu, Ardiansyah melayani permintaan para pelajar tersebut satu per satu. Anak-anak dengan penuh kepolosan menyodorkan buku absensi mereka, berharap tanda tangan dari bupati sekaligus ustaz mereka sebagai bukti kehadiran di masjid.
“Alhamdulillah, tadi saya membantu anak-anak menandatangani buku safari ibadah Ramadan yang diterbitkan oleh sekolah mereka. Ini cara yang baik untuk menanamkan kebiasaan beribadah sejak dini,” ujar Ardiansyah, Minggu (2/3/2025).
Menurutnya, buku absensi kehadiran shalat Tarawih ini merupakan metode edukatif yang efektif, terutama saat para pelajar menjalani libur Ramadan. Dengan adanya tugas ini, mereka terdorong untuk aktif beribadah, mendengarkan ceramah, dan mampu memahami inti dari tausiah yang disampaikan.
“Sangat mendidik sekali. Buku absensi Tarawih ini membuat anak-anak lebih semangat datang ke masjid, tidak hanya untuk ibadah tetapi juga untuk belajar. Mereka juga ditugaskan menyimpulkan tema ceramah, sehingga semakin memahami nilai-nilai agama,” tambahnya.
Kehadiran Bupati Ardiansyah dalam berbagai kegiatan keagamaan selama Ramadan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas keagamaan di Kutai Timur. Dengan dukungan seperti ini, diharapkan generasi muda semakin dekat dengan nilai-nilai Islam dan menjadikan ibadah sebagai bagian dari kebiasaan mereka sehari-hari.
