Sidoarjo – Upaya meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur melalui program UPN Mengabdi.
Kali ini, tim dosen dan mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur memberikan dukungan Teknologi Tepat Guna (TTG) kepada pelaku UMKM Tahu Bakso di Kelurahan Sidokare melalui penyerahan mesin daging giling yang disertai pelatihan penggunaan dan perawatan alat, Sabtu 5 September 2026 lalu.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM, agar mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kapasitas produksi. Mesin daging giling yang diberikan diharapkan dapat mempercepat proses pengolahan bahan baku, menghemat tenaga, serta meningkatkan efisiensi dalam proses produksi tahu bakso.
Kegiatan UPN Mengabdi dipimpin oleh Prof. Dr. T. Ir. Dyah Suci Perwitasari, MT selaku ketua. Turut hadir anggota tim dosen dari Teknik Kimia, yakni Ika Nawang Puspitawati, ST, MT dan Ir. Sani, MT, serta dosen kewirausahaan Egan Evanzha Yudha Amriel, S.Mn., M.M., CMA. Sejumlah mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur juga turut terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan diikuti oleh pelaku UMKM Tahu Bakso Kelurahan Sidokare. Dukungan juga diberikan oleh jajaran perangkat Kelurahan Sidokare. Lurah Sidokare Bapak Hengky Dwi Wardana, SE bersama istri dan tim hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut.
Diawali Sambutan, Dilanjutkan Penyerahan Mesin TTG
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Kelurahan Sidokare. Dalam sambutannya, pihak kelurahan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program UPN Mengabdi yang memberikan perhatian terhadap pengembangan UMKM di wilayahnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Prof. Dr. T. Ir. Dyah Suci Perwitasari, MT selaku ketua UPN Mengabdi. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan serta teknologi yang dapat memberikan manfaat secara langsung.

Program ini menawarkan solusi melalui Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa mesin giling daging portable skala kecil berbasis efisiensi energi dan standar higienitas. Mesin ini menggunakan motor listrik hemat energi, material stainless steel food grade, desain modular yang mudah dibersihkan, dan sistem transmisi stabil untuk menghasilkan tekstur adonan yang lebih seragam.
Pemberian mesin penggiling daging ini dapat meningkatkan kapasitas giling 2–3 kg dalam satu kali proses yang dapat mengurangi beban tenaga kerja dan menjaga standar higienitas. Diharapkan dengan adanya program ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan daya saing UMKM dan mampu mendukung keberlanjutan usaha di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif, ungkap Prof. Dyah Suci sebagai ketua UPN Mengabdi.
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan mesin daging giling kepada perwakilan UMKM Tahu Bakso Kelurahan Sidokare. Penyerahan alat kemudian diabadikan melalui sesi foto bersama tim UPN Mengabdi dan ketua UMKM Tahu Bakso.
Penyerahan mesin tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bantuan berupa sarana produksi, tetapi juga menjadi langkah awal untuk mendorong UMKM agar semakin adaptif terhadap pemanfaatan teknologi dalam menjalankan kegiatan usaha.
Peserta Dibekali Pelatihan Penggunaan dan Perawatan Alat
Setelah penyerahan alat, kegiatan berlanjut pada sesi utama berupa pelatihan teknis penggunaan mesin daging giling. Tim UPN Mengabdi memberikan penjelasan secara langsung mengenai cara mengoperasikan mesin dengan benar dan aman.
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai tahapan penggunaan alat serta hal-hal yang perlu diperhatikan selama proses penggilingan daging. Selain penggunaan, peserta diberikan pelatihan mengenai perawatan mesin, sehingga alat yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Pelatihan dilakukan secara interaktif dengan melibatkan peserta secara langsung. Dengan metode tersebut, pelaku UMKM tidak hanya memperoleh informasi secara teori, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mencoba mengoperasikan alat.
Dilanjutkan Demo Pembuatan Tahu Bakso
Suasana pelatihan semakin menarik ketika kegiatan dilanjutkan dengan praktik dan demonstrasi pembuatan tahu bakso. Daging yang sebelumnya telah digiling menggunakan mesin TTG kemudian digunakan sebagai bahan dalam proses pembuatan tahu bakso.
Melalui praktik tersebut, peserta dapat melihat secara langsung manfaat mesin daging giling dalam mendukung proses produksi. Daging yang telah digiling menjadi bagian penting dalam tahapan pembuatan adonan tahu bakso sebelum diproses lebih lanjut.

Kegiatan praktik ini sekaligus menjadi kesempatan bagi peserta untuk memahami hubungan antara penggunaan teknologi dan efisiensi proses produksi. Dengan mesin yang mampu membantu proses penggilingan, pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan waktu dan tenaga lebih besar dapat dilakukan dengan lebih praktis.
Penggunaan mesin giling tahu bakso dengan penerapan TTG ini sangat membantu kami dalam proses produksi, terutama waktu menggiling daging untuk produksi, hasil sangat halus, proses cepat dan juga higienis, sehingga dapat menekan biaya produksi dan menurunkan HPP produksi pembuatan tahu bakso kami dan terima kasih atas bantuan alatnya, ungkap pelaku UMKM setelah mengikuti pelatihan dan menerima mesin TTG.
Dorong UMKM Lebih Produktif dan Berdaya Saing
Program UPN Mengabdi melalui pemberian mesin daging giling ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi UMKM Tahu Bakso di Kelurahan Sidokare. Selain membantu proses produksi, pemanfaatan teknologi juga diharapkan dapat membuka peluang peningkatan kapasitas usaha dan pengembangan produk.
Keterlibatan dosen dari bidang teknik kimia dan kewirausahaan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan pendampingan yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis alat, tetapi juga pada pengembangan usaha.
Sinergi antara UPN “Veteran” Jawa Timur, pemerintah Kelurahan Sidokare, mahasiswa, dan pelaku UMKM menjadi modal penting dalam menciptakan kegiatan pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, UPN “Veteran” Jawa Timur kembali menunjukkan peran perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi di tengah masyarakat. Pemberian TTG yang disertai pelatihan penggunaan dan perawatan diharapkan mampu mendorong UMKM Tahu Bakso Kelurahan Sidokare menjadi semakin produktif, efisien, mandiri, dan berdaya saing.(*)
