Cirebon – Aryanto Misel, warga Cirebon yang mengemuka setelah pria yang hanya lulusan SMP. Ia berhasil berinovasi menemukan mesin yang mengubah air menjadi bahan bakar kendaraan bermotor, bernama nikuba.
Nikuba sendiri merupakan alat yang dapat mengonversi air melalui sistem pemisahan hidrogen dan oksigen pada kandungan air yang telah melakukan elektrolisa menjadi hidrogen yang akhirnya Aryanto menggunakannya sebagai bahan bakar. Satu tetes air diklaim dapat menjalankan sebuah motor sejauh 45 hingga 50 kilometer.
Aryanto mengaku sudah tujuh tahun Ia mengembangkan teknologi tersebut. Namun, nampaknya selama ini Nikuba buatan Aryanto memang kurang mendapat perhatian dari pemerintah. Bahkan kabarnya, temuan tersebut sempat mendapat cemoohan. Salah satunya dari seorang peneliti laboratorium motor bakar Badan Riset dan Inovasi Nasional yang disingkat BRIN, dengan mengatakan bahwa “itu hanya omong kosong”.
“Nikuba ini memiliki fungsi yang memisahkan antara hidrogen (H2) dan oksigen (O2) yang terkandung di dalam air (H2O). Hidrogen yang sudah terpisah kemudian mengalir ke dalam ruang pembakaran dari mesin kendaraan bermotor,” ucap Aryanto Misel dilansir dari laman TNI AD.
Dikontrak Perusahaan Supercar Italia
Meski Aryanto sudah lama menciptakannya, alat yang berasal dari singkatan ‘Niku Banyu’ ini kembali viral karena berhasil mendapatkan kontrak dari perusahaan supercar italia seperti Ducati, Ferrari, dan lamborghini.
Dengan survei langsung ke Cirebon, Nikuba secara mengejutkan menarik perhatian salah satu produsen mobil terbesar di Eropa. Pembicaraan panjang tentang perubahan ini untuk perluasan cakupan upaya teknologi Nikuba.
Hasil kunjungan tersebut, Nikuba mendapat kesempatan untuk melakukan presentasi ke banyak pabrikan mobil Italia di Milan Motor Show pada 18 Juni 2023.
Aryanto Misel dan dua petinggi PT Octagon melakukan uji coba Nikuba di Lamborghini selama 13 hari.
Perusahaan supercar terkenal Italia lainnya, seperti Ducati dan Ferrari, juga tertarik dengan Nikuba.
Melejit di Brasil dan Afrika
Selain sukses menarik perhatian para perusahaan supercar dunia, Nikuba juga akan melejit di Brasil dan Afrika.
Meski belum ada penjelasan lebih rinci mengenai kerja sama Nikuba dengan ketiga perusahaan supercar dunia ini. Namun yang pasti, penemuan alat ini oleh pria asal Cirebon berhasil ”Go Internasional”.
Nikuba sudah pernah viral di media sosial tahun lalu. Sayangnya, inovasi ini mendapat pengabaian begitu saja oleh pemerintah Indonesia.
Padahal, hasil pengujian Aryanto Misel menunjukkan Nikuba mampu mengubah air menjadi hidrogen sebagai bahan bakar baru untuk sepeda motor dan mobil.
Dalam uji cobanya, Nikuba hanya perlu kurang dari 1 liter air untuk perjalanan pulang pergi Cirebon-Semarang.
Dengan hanya bermodalkan satu liter air biasa, Aryanto Misel pernah menempuh jarak ratusan kilometer. Hal itu hanya menggunakan bahan bakar air oleh perangkat Nikuba untuk membuat hidrogen.
