Sirene menggema di antara derasnya hujan. Di pinggir kota, tenda pengungsian berdiri dalam gelap, hanya diterangi lampu darurat. Aroma bubur dari dapur umum menguar. Di sana, relawan bernama Rafi, dengan jaket basah dan mata sembab, baru saja kembali dari evakuasi malam itu.
Rabu, 3 Juni 2026