Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Jombang memberikan bantuan kepada Choirul Ali Abidin (71) warga Dusun Tanjunganom, Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.
Menurut Kepala Dinsos Kabupaten Jombang, Hari Purnomo, Choirul sudah masuk ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan beberapa program bantuan lainnya. “Pak Choirul sudah terdaftar dalam DTKS di Jombang. Selain itu, beliau juga penerima Bantuan Sosial (Bansos) Dana Desa (DD),” ujar Hari saat dikonfirmasi, Rabu (5/6/2024).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menggelar acara sosialisasi “Gempur Rokok Ilegal” yang bertujuan untuk mengurangi kerugian negara akibat peredaran rokok tanpa cukai. Kegiatan ini sekaligus menandai penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120.
Zahrul Azhar Asumta yang akrab disapa Gus Hans menutup agenda Unipdu Futsal Cup 2024 di GOR Merdeka Jombang, Jawa Timur, Rabu (5/6/2024).
Nama Mundjidah Wahab sudah tidak asing lagi bagi warga Kabupaten Jombang. Kabar teranyar, Bupati Jombang periode 2018-2023 ini akan kembali maju di Pilkada Kota Santri 2024 lewat Partai Demokrat.
Ketua DPC PPP Jombang Ema Umiyyatul Chusnah atau Ning Ema membenarkan rencana Mundjidah tersebut.
Penggunaan anggaran Rp5,4 Miliar untuk proses pembangunan tidak membuat bangunan Puskesmas Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur kuat.
Di masa tuanya, Choirul Abidin, warga Dusun Tanjunganom, Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur harus menanggung beban hidup yang jauh dari rasa nyaman. Lelaki berusia 71 tahun ini tinggal di rumah yang hampir roboh.
Jombang – SMA Primaganda Jombang menggelar upacara wisuda yang penuh makna, Selasa (28/5/2024). Wisuda kali ini merayakan keberhasilan 49 siswa-siswi yang telah menyelesaikan pendidikan mereka. Acara…
Jombang – Asbabul Ulum resmi diberi amanah sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Diwek dalam Konferensi Anak Cabang (Konferancab) yang diselenggarakan di…
“Yang selalu saya tekankan kedisiplinan. Saya dinilai Pj Bupati yang galak karena terlalu disiplin. Harus disiplin tepat waktu. Kenapa disiplin? Saya intel, intelejen itu harus disiplin, kalau terlambat laporannya bisa basi, kalau terlambat gagal,” ujar Pj Bupati Jombang Sugiat.