Duta Besar AS untuk Kebebasan Beragama Internasional, Rashad Hussain, prihatin terhadap pelarangan kontroversial jilbab di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi di negara bagian Karnataka, India selatan. Larangan ini memicu protes keras dari New Delhi.
Masyarakat terdampak Semeru masih membutuhkan bantuan untuk kembali pulih sepenuhnya GOnews.id Lifestyle, LUMAJANG — Bencana Awan Panas dan Guguran (APG) Gunung Semeru pada awal Desember 2021…
Memakai jilbab menjadi bagian dari ibadah atau kebebasan menjalankan ibadah dan hal ini juga diatur dalam hak asasi manusia, human rights, sehingga kalau masih ada pelarangan penggunaan jilbab secara otomatis itu bagian dari pelanggaran dari hak asasi manusia
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut mengatakan, sinergi Nahdlatul Ulama (NU) dan kaum nasionalis memiliki sejarah panjang dalam perjuangan Indonesia. Ke depan, sinergi keduanya harus tetap hadir dalam menangkal ancaman kebangsaan.
London — Sebuah pasar daring berbasis di Inggris, yang akan berusaha mempromosikan, memasarkan dan memfasilitasi perdagangan produk dan layanan halal, akan diluncurkan akhir bulan ini. Halal.co.uk merupakan…
Pesantren Kesugihan mengabdii sejak 1925 GOnews.id Lifestyle, JAKARTA — Santri yang kini Anggota DPD (senator) dari daerah pemilihan Jawa Tengah, DR Abdul Kholik, memberikan award (anugerah) kepada…
Tatar Krimea di Kiev dan kota-kota Ukraina lainnya cemaskan langkah Rusia. GOnews.id Lifestyle, KIEV — Erfan Kudusov, 53 (tahun) bercerita tentang dirinya saat berusia dua puluhan…
Menag menyebut pentingnya kerja sama dunia untuk umat Hindu dan Budha GOnews.id Lifestyle, JAKARTA— Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mendorong umat Hindu dan Budha di Indonesia…
Panduan Kemenag dimaksudkan agar rumah tangga tidak berakhir di Pengadilan Agama GOnews.id Lifestyle, JAKARTA — Serial Layangan Putus menjadi perbincangan publik akhir-akhir ini. Drama yang disutradarai…
Pemenang Hadiah Nobel termuda, Malala Yousafzai dan Menteri Federal Fawad Chaudhry bersama dengan pembawa acara populer Fakhre Alam dan Shafaat Ali, kecewa atas video viral tentang seorang gadis Muslim yang dilecehkan oleh kelompok Hindu sayap kanan di negara bagian Karnataka selatan India.