Jakarta – Sekertaris Daerah (Sekda) Kalimatan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni berharap penataan ulang bangunan di Anjungan Kaltim khususnya Lamin Adat ini dapat merepresentasikan kekayaan arsitektur masyarakat Dayak di Benua Etam.
“Saya berharap bangunan ini nantinya dapat menyajikan informasi kepada pengunjung tentang makna Lamin Adat di Kaltim,” ungkapnya saat memberikan arahan di Anjungan Kaltim Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Jum’at, (13/10/2023).
Bangunan Lamin Adat Anjungan KaltimTMII Jakarta saat ini masih belum menunjukkan keasliannya, sehingga perlu dilakukan perencanaan ulang bangunan beserta penataan interiornya.
Karena itu Anjungan Kaltim TMII bersama Badan Penghubung Kaltim di Jakarta melakukan Expose Perencanaan dan Penataan Interior Bangunan Lamin bersama pihak-pihak terkait yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni.
Anjungan Kaltim di TMII nantinya akan menghadirkan benda-benda budaya Kalimantan Timur.
“Jadi, Lamin Adat ini akan menjadi titik kumpul pengunjung sebelum berkeliling Anjungan Kaltim. Kita akan tampilkan benda-benda budaya agar dapat menghadirkan suasana tradisional yang kuat,” katanya.
Kegiatan dilanjutkan meninjau Lamin Adat dan bangunan-bangunan lain di Anjungan Kaltim TMII yang sedang direnovasi.
Hadir Kasi Promosi dan Informasi Anjungan Kaltim Endang Sri Wahyuni, Perwakilan Dinas PUPR Kaltim, Tim Perencanaan Bangunan Lamin CV Serba Prima dan Kurator Penataan Interior Bangunan Lamin Dr Ika Yuni Purnama.
