Sidoarjo – Suara palu dan mesin konstruksi mulai terdengar di kawasan SDN Trosobo 2, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Proyek revitalisasi sekolah yang telah lama dinantikan akhirnya resmi dikerjakan pada Rabu (1/10/2025), menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dasar di daerah tersebut.
Proyek revitalisasi ini merupakan bagian dari program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tahun anggaran 2025. Dengan dukungan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 1.086.379.931, pembangunan ini dijadwalkan berlangsung selama 120 hari kalender. Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SPN) SDN Trosobo 2 ditunjuk sebagai pelaksana kegiatan.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan revitalisasi ini. Fasilitas yang lebih baik tentu akan mendukung kegiatan belajar mengajar, tidak hanya bagi tenaga pendidik, tetapi juga bagi siswa dan wali murid,” ujar Watini, Kepala SDN Trosobo 2, saat ditemui di lokasi.
Watini menjelaskan bahwa selama ini sekolah kerap menghadapi kendala saat musim hujan, di mana ruang kelas sering tergenang air. Kondisi tersebut tak hanya mengganggu proses belajar, tetapi juga memicu masalah kesehatan akibat munculnya nyamuk dan jentik-jentik. “Dengan adanya perbaikan, kami yakin anak-anak bisa belajar dengan tenang tanpa ada rasa khawatir terendam air. Revitalisasi pembangunan ini juga akan mencegah datangnya nyamuk, sehingga sekolah lebih sehat dan nyaman,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa pembaruan sarana dan prasarana ini juga penting untuk menyambut peserta didik baru setiap tahun ajaran. Dengan ruang belajar yang lebih layak, sekolah diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang optimal serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap mutu pendidikan di SDN Trosobo 2.
Pelaksanaan proyek revitalisasi ini pun disambut positif oleh warga sekitar. Beberapa orang tua murid menyampaikan harapannya agar pembangunan berjalan lancar dan tidak mengganggu aktivitas belajar anak-anak. Mereka menilai langkah pemerintah ini sebagai wujud nyata perhatian terhadap pendidikan dasar, khususnya di daerah.
Dengan dimulainya pengerjaan revitalisasi, SDN Trosobo 2 diproyeksikan memiliki lingkungan belajar yang lebih representatif. Harapannya, kualitas pendidikan akan meningkat seiring perbaikan fasilitas, sehingga para siswa dapat tumbuh dalam suasana sekolah yang aman, sehat, dan nyaman.
