Tenggarong – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, menerima dua audiensi dari organisasi berbeda dalam satu hari di ruang kerjanya. Pertemuan tersebut menghadirkan komunitas Jaringan Organisasi dan Aktivis Perempuan (JOIN) serta Forum Anak Daerah Kukar.
Audiensi pertama, bersama JOIN, membahas peningkatan kapasitas perempuan dalam ranah sosial-politik dan perlindungan perempuan serta anak dari kekerasan. Delegasi menyampaikan harapan agar pemerintah mendukung program pemberdayaan yang mendorong kesetaraan gender dan menguatkan posisi perempuan dalam pembangunan daerah.
Menanggapi itu, Rendi menyatakan kesiapan Pemkab Kukar untuk mendukung agenda strategis pemberdayaan perempuan. Ia juga menegaskan bahwa Kukar harus menjadi daerah yang aman dan inklusif bagi perempuan dan anak.
Di siang harinya, audiensi dilanjutkan dengan Forum Anak Daerah Kukar. Para peserta muda ini menyampaikan ide dan aspirasi terkait peningkatan budaya baca, penguatan literasi, dan ruang aman berekspresi bagi anak-anak.
“Saya apresiasi anak-anak muda ini yang punya visi besar untuk perubahan. Literasi bukan hanya soal membaca, tapi cara membentuk masa depan generasi kita,” ujar Rendi.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara forum anak dan OPD terkait seperti Dinas Perpustakaan, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kominfo untuk menyukseskan program literasi yang inklusif.
Kedua audiensi ini menjadi refleksi bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sipil sangat dibutuhkan untuk mendorong transformasi sosial, terutama pada kelompok rentan seperti perempuan dan anak. (ADV).
