Kutim – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi pusat perhatian dunia panjat tebing nasional dengan digelarnya Kejuaraan National Sport Climbing Competition (NSCC) Bupati Cup III. Kejuaraan yang diikuti 171 pemanjat dari 14 provinsi di Indonesia itu berlangsung di Arena Panjat Tebing Bukit Pelangi, Sangatta, pada 24 November hingga 1 Desember 2023.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang membuka kejuaraan tersebut menyampaikan apresiasinya kepada Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Pusat, FPTI Kaltim, dan panitia pelaksana atas terselenggaranya kejuaraan ini. Ia juga berharap kejuaraan ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan prestasi atlet panjat tebing Indonesia.
“Ini merupakan kejuaraan panjat tebing terbesar di Kaltim. Semoga kejuaraan ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan prestasi atlet panjat tebing Indonesia,” kata Ardiansyah.
Ketua FPTI Kaltim Misbachul Choir menyampaikan bahwa kejuaraan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan popularitas panjat tebing di Kaltim. Ia juga berharap kejuaraan ini dapat menjadi motivasi bagi atlet panjat tebing Kaltim untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Kejuaraan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan popularitas panjat tebing di Kaltim. Semoga kejuaraan ini juga dapat menjadi motivasi bagi atlet panjat tebing Kaltim untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” kata Misbachul.
Kejuaraan NSCC Bupati Cup III mempertandingkan tiga kategori, yaitu open turnamen, regional Kalimantan, dan khusus Kutim. Pemenang dari masing-masing kategori akan mendapatkan piala, trophy, piagam, dan uang pembinaan dengan total hadiah mencapai Rp300 juta.
Pada kategori open turnamen, juara umum diraih oleh Provinsi Jawa Barat. Diikuti oleh Provinsi DKI Jakarta di posisi kedua dan Provinsi Bali di posisi ketiga.
Pada kategori regional Kalimantan, juara umum diraih oleh Provinsi Kalimantan Timur. Diikuti oleh Provinsi Kalimantan Selatan di posisi kedua dan Provinsi Kalimantan Barat di posisi ketiga.
Pada kategori khusus Kutim, juara umum diraih oleh atlet asal Kabupaten Kutai Timur. Diikuti oleh atlet asal Kota Samarinda di posisi kedua dan atlet asal Kabupaten Berau di posisi ketiga.
Kejuaraan NSCC Bupati Cup III ini menjadi tonggak sejarah baru bagi dunia panjat tebing di Kaltim. Kejuaraan ini menunjukkan bahwa Kaltim memiliki potensi yang besar untuk menjadi salah satu pusat olahraga panjat tebing di Indonesia.
