Samarinda – Bagaikan meteor yang menerangi langit malam, Putra Ardiansyah Pratama atau Putra AP melesat menyapu hasil memukau di gelaran Honda Dream Cup (HDC) 2025 di Samarinda. Dengan ketenangan yang dikombinasikan keberanian, Raiders asal Sangatta Kutim ini mendulang dua gelar juara sekaligus dan sekali posisi runner‑up, menegaskan kapasitasnya sebagai bintang balap baru dari Kalimantan Timur.
Di lintasan HDC 2025 Samarinda, Putra AP menunjukkan konsistensi tinggi. Ia keluar sebagai Juara 1 di kelas Honda Vario 160cc Standar (HDC 10), Juara 1 di kelas Honda Vario 160cc Standar Lokal Kaltim (HDC 12), serta juara kedua di kelas Matic Standar s/d 131cc Open (HDC 9). Prestasi tersebut semakin menegaskan reputasi Putra sebagai pembalap berbakat dari wilayah Kaltim.
Menurut Putra, kunci suksesnya bukan hanya kecepatan, tapi juga strategi mental.
“Cukup mengucap alhamdulillah bisa juara di kelas Matic ini di event HDC. Hadiahnya cukup menarik, memang dari awal saya kerja keras untuk menjuarai kelas ini,”ujarnya.
“Perasaan balap dari awal cukup santai aja, nggak usah tegang. Karena kalau tegang itu terbawa ambisi pengen juara akhirnya malah ngejar‑ngejar dan risikonya bisa jatuh. Yang penting ada target, dan saya kerja keras untuk itu,”imbuhnya.
Kemenangan ini makin istimewa karena menjadi debut Putra menunggangi motor Honda Vario dalam setting balap resmi. Namun, kepercayaan dirinya tetap tinggi berkat pengalaman sebelumnya di kelas 160cc, termasuk kemenangan umum di putaran balapan Kalimantan Utara. Meski berbeda karakter motor, ia mampu cepat beradaptasi dan tampil konsisten.
Putra mengungkapkan bahwa tahap persiapan mental memainkan peran penting. Ia sengaja menjaga sikap santai dan tidak memaksakan diri, agar fokus dan risiko kesalahan bisa diminimalkan. Strategi ini terbukti efektif dalam tekanan kompetisi kelas besar seperti HDC.
“Kalau latihan tiap hari di Polder Ilham Maulana. Kebetulan dekat dengan rumah,”tuturnya.
Selain prestasi di tiga kelas utama, Putra turut ambil bagian di satu kelas lagi—meski tanpa podium—tanda bahwa semangat kompetitifnya tak tergoyahkan. Rencana selanjutnya pun sudah dirancang matang.
“Saya hari Selasa mau berangkat event di Sulawesi Tengah. Semoga bisa tampil maksimal lagi,” ujarnya optimis menjelang kompetisi berikut.
Di mata Putra, penyelenggaraan HDC di Samarinda sangat berkualitas, dari sisi teknis trek hingga hadiah. Ia menyebut hadiahnya “sangat besar dibanding event-event lainnya,” mencerminkan perhatian tinggi dari penyelenggara dan sponsor, yang menghadirkan atmosfer kompetisi profesional.
Sebagai pembalap asal Kalimantan Timur, prestasi ini tentu memberikan efek ganda: membangun namanya di kancah nasional serta memicu gairah balap motor di daerahnya. Ke depan, banyak pihak berharap Putra dapat terus melaju, mempersembahkan prestasi serupa di level yang lebih tinggi.
Sebagai penutup, gemilangnya penampilan Putra AP di HDC Samarinda menjadi momentum penting bagi dunia balap motor Kaltim. Ketenangan mental dan strategi persiapan matang terbukti mampu menuntunnya ke podium—sebuah pelajaran berharga bagi pembalap muda lainnya. Semoga sukses di Sulawesi Tengah menanti dirinya.
