Jombang – Di tengah semangat menuntut ilmu yang terus tumbuh, Pondok Pesantren Sunan Ampel 2 menghadirkan program kajian rutin bertema Fiqh Wanita yang akan mulai dilaksanakan Ahad (13/4/2025) mendatang. Kajian ini terbuka untuk umum dan digelar setiap Minggu pagi pukul 08.30 WIB, bertempat di kompleks pesantren Sumberwinong, Banjardowo Jombang.
Program ini digagas oleh komunitas Santri Winong dan menghadirkan pembicara utama Ning Ida Rasyidah Fathina, seorang mubalighoh yang dikenal aktif dalam dakwah perempuan dan isu-isu keislaman kontemporer. Kajian ditujukan untuk memperdalam pemahaman keagamaan kalangan wanita, khususnya dalam konteks fiqh atau hukum Islam yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari mereka.
“Kami ingin menciptakan ruang belajar yang nyaman dan inklusif bagi para perempuan agar bisa lebih memahami syariat dalam konteks keseharian,” ujar salah satu panitia pelaksana dalam keterangan resmi yang dirilis oleh akun @Santri_winong.
Kajian ini tidak hanya membahas hal-hal mendasar seperti fiqh thaharah, ibadah, hingga muamalah, tetapi juga akan menyinggung isu-isu aktual seperti peran wanita dalam masyarakat dan keluarga dari sudut pandang hukum Islam.
Panitia berharap kehadiran kajian ini dapat menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah antarperempuan sekaligus membangun kesadaran spiritual yang lebih mendalam. Dalam setiap sesinya, peserta juga diberikan ruang untuk berdialog langsung, berbagi pengalaman, dan bertanya secara terbuka seputar persoalan hukum Islam.
Masyarakat dari berbagai latar belakang diundang untuk turut serta. Pihak pesantren menegaskan bahwa kajian ini bersifat terbuka dan tidak dipungut biaya alias gratis.
Dengan menghadirkan pendekatan yang interaktif dan aplikatif, Kajian Fiqh Wanita ini diharapkan mampu menjadi pencerahan bagi kaum perempuan di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.
