Samarinda – Aksi balap liar di Kota Samarinda kembali menjadi sasaran patroli gabungan yang digelar oleh Polresta Samarinda pada Kamis (6/3/2025) dini hari. Dalam operasi yang berlangsung sejak pukul 00.00 hingga 05.30 WITA tersebut, petugas berhasil mengamankan 14 unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam aksi balapan liar.
Patroli ini melibatkan personel dari Sat Samapta dan Sat Lantas Polresta Samarinda. Sebanyak enam personel dari Sat Samapta dan delapan personel dari Sat Lantas dikerahkan untuk menyisir titik-titik rawan di kota, termasuk lokasi yang sering dijadikan ajang balapan liar, balap lari, hingga perang sarung.
Saat patroli berlangsung, petugas menerima laporan dari warga mengenai aksi balap lari di Jl. Belatuk. Tim segera bergerak ke lokasi dan membubarkan para pelaku. Dalam proses tersebut, polisi juga mendapati sekelompok remaja yang terlibat dalam aksi balap liar menggunakan sepeda motor. Sebanyak 14 kendaraan roda dua langsung diamankan sebagai barang bukti.
“Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama pada jam-jam rawan. Kami akan terus melakukan patroli untuk menekan angka kejahatan dan tindakan yang meresahkan warga,” ujar salah satu petugas yang terlibat dalam operasi.
Hingga patroli berakhir, situasi di Kota Samarinda terpantau aman dan kondusif. Razia ini merupakan bagian dari langkah preventif Polresta Samarinda dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertib, terutama menjelang bulan Ramadan di mana aksi balapan liar kerap meningkat.
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi anak-anak mereka dan tidak membiarkan mereka terlibat dalam aksi balap liar atau aktivitas yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Upaya penertiban seperti ini akan terus dilakukan guna memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan di Samarinda.
