Bulukumba – Suasana hijau menyelimuti Daerah Aliran Sungai (DAS) Balantieng, Desa Anrang, Sabtu (26/4/2025), saat Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bulukumba memperingati Hari Bumi dengan menggelar aksi penanaman pohon dan peresmian kincir air. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah bencana ekologis di wilayah tersebut.
Dipandu secara serentak oleh Gubernur Sulawesi Selatan dari pusat kegiatan di Kabupaten Maros, acara di Bulukumba melibatkan 100 relawan dari berbagai elemen masyarakat. Mereka berhasil menanam sekitar 200 bibit pohon, termasuk 30 bibit pohon sukun yang disesuaikan dengan kondisi ekologis DAS Balantieng.
Kepala DLHK Kabupaten Bulukumba, Andi Uke Indah Permata Sari, menegaskan pentingnya aksi sederhana dalam menjaga lingkungan. “Peringatan hari bumi ini kami berpesan tetap jaga alam dengan tindakan kecil, karena itu akan memberikan harapan besar untuk hari esok,” ungkap Andi Uke penuh semangat.
Selain penanaman pohon, kegiatan juga dirangkaikan dengan peresmian kincir air yang bertujuan menaikkan air Sungai Balantieng ke wilayah dataran tinggi Desa Anrang, memberikan akses air bersih kepada masyarakat yang tinggal di atas elevasi sungai.
Ismail, Kepala Desa Anrang, menjelaskan bahwa inisiatif pembangunan kincir air ini lahir dari kebutuhan nyata masyarakat. “Sungai Balantieng berada di elevasi rendah, sehingga perlu dinaikkan agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di atas,” katanya.
Dukungan kuat juga datang dari Sekretaris Daerah Kabupaten Bulukumba, M Ali Haseng, yang mengapresiasi inovasi energi terbarukan ini. “Ini luar biasa karena mampu membuat konsep energi terbarukan, meskipun masih membutuhkan rekayasa dan pengembangan kapasitas agar air yang naik bisa maksimal dan memenuhi kebutuhan lebih dari 100 rumah,” ujarnya.
M Ali Haseng juga menekankan bahwa potensi Sungai Balantieng sangat besar untuk dikembangkan, dan langkah inovatif dari Pemerintah Desa Anrang ini menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain. “Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemdes Anrang dan masyarakat yang telah melahirkan teknologi sederhana untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Salah satu relawan dari Kompaq, Dadang, turut mengungkapkan kebanggaannya bisa ambil bagian dalam aksi ini. “Saya merasa senang bisa berkontribusi langsung dalam upaya pelestarian lingkungan. Semoga pohon-pohon yang kami tanam hari ini dapat memberikan manfaat besar bagi Sungai Balantieng dan generasi mendatang,” tuturnya.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat ini turut dihadiri oleh jajaran Sekda Bulukumba, anggota Komisi III DPRD Bulukumba, Kepala DLHK, serta para kepala desa dari kawasan DAS Balantieng. Semangat menjaga bumi pun terasa nyata di setiap tangan yang menanam dan di setiap inovasi yang diresmikan hari itu.
