Mojokerto – Isak tangis warga Myanmar akibat gempa bumi menggugah kepedulian banyak pihak, termasuk dari Kota Mojokerto. Pemerintah Kota Mojokerto, melalui Wakil Wali Kota Rachman Sidharta Arisandi, menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk para korban gempa besar yang mengguncang Myanmar pada 28 Maret 2025 lalu.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Rachman Sidharta atau yang akrab disapa Cak Sandi kepada Kasdim 0815/Mojokerto, Mayor Inf. Suwandi, di Kantor Bakesbangpol Kota Mojokerto, Rabu (9/4/2025). Bantuan terdiri dari kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, tepung, selimut, sarung, handuk, hingga obat-obatan.
“Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan penderitaan para korban gempa dan memberikan dukungan moral di tengah masa-masa sulit ini,” ujar Cak Sandi saat prosesi penyerahan.
Gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter tersebut telah menewaskan lebih dari 2.000 orang dan melukai ribuan lainnya, sebagaimana dilansir dari kantor berita Antara. Tragedi tersebut menjadi salah satu bencana paling mematikan di kawasan Asia Tenggara dalam satu dekade terakhir.
Pengiriman bantuan dari Pemkot Mojokerto akan digabung dengan bantuan dari daerah lain di Jawa Timur, kemudian disalurkan ke Myanmar melalui jalur resmi yang telah dikoordinasikan oleh pemerintah pusat. Bantuan ini merupakan bagian dari gelombang dukungan internasional terhadap penanganan darurat dan pemulihan pascabencana di Myanmar.
Sebagai informasi, Pemerintah Indonesia sebelumnya telah mengirimkan bantuan dalam tiga gelombang, yakni pada 31 Maret, 1 April, dan 3 April 2025. Bantuan tersebut mencakup logistik, peralatan penyelamatan, serta tim medis dan personel SAR dari Indonesia.
Langkah Pemkot Mojokerto ini memperkuat semangat kemanusiaan tanpa batas, menunjukkan bahwa solidaritas bisa hadir dari kota kecil sekalipun, untuk membantu sesama umat manusia di belahan dunia lain.
