Mojokerto – Dalam upaya meningkatkan kompetensi para kader PKK di Kabupaten Mojokerto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Program dan Penyuluh Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (LP3-PKK). Pelatihan ini diadakan di Pendopo Graha Maja Tama (GMT) pada Kamis (13/6/2024) pagi dan dihadiri oleh 18 ketua TP PKK Kecamatan, 299 Ketua TP PKK Desa, dan 5 Ketua TP PKK Kelurahan.
Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat pengetahuan, sikap, dan keterampilan para ketua TP PKK dalam merencanakan dan melaksanakan 10 program PKK. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk memperkuat kelembagaan PKK di desa-desa dan meningkatkan kerjasama dengan PKK dalam upaya pemberdayaan masyarakat.
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, turut hadir secara daring dan memberikan arahan kepada para peserta. Dalam sambutannya, Bupati Ikfina menekankan pentingnya keterampilan public speaking bagi para ketua TP PKK. Menurutnya, kemampuan berbicara di depan umum sangat diperlukan untuk menyampaikan berbagai informasi dan program kepada anggota PKK.
“Kunci dari public speaking adalah kepercayaan diri. Anda harus memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk melaksanakan tugas sebagai tim penggerak PKK,” ujar Bupati Ikfina.
Selain kepercayaan diri, Bupati Ikfina juga menekankan pentingnya penguasaan materi. Menurutnya, pemahaman yang mendalam terhadap materi yang akan disampaikan akan meningkatkan kepercayaan diri dan kesiapan para ketua TP PKK saat berbicara di depan umum.
“Anda semua harus paham materi apa yang mau disampaikan. Ketika kita tidak tahu dan tidak cukup menguasai materi, tentu ini tidak akan menunjang kepercayaan diri dan kesiapan ketika harus bicara di depan publik,” tambahnya.
Di akhir arahannya, Bupati Ikfina berharap pelatihan LP3-PKK ini dapat meningkatkan potensi TP PKK di Bumi Majapahit. “Mudah-mudahan, materi acara ini betul-betul bisa mensupport para penggerak PKK,” harapnya.
Kepala DPMD Kabupaten Mojokerto, Yudha Akbar Prabowo, juga memberikan pandangannya mengenai pelatihan ini. Menurutnya, LP3-PKK merupakan bagian strategis dari kegiatan PKK yang berfungsi untuk membekali kader dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam menjalankan tugasnya.
“Pelatihan ini juga untuk penyegaran ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan gerakan PKK dan berbagai informasi yang terus menerus mengalami perubahan. Hal ini agar kader PKK bisa menyikapi secara dinamis, optimis, dan kritis,” jelas Yudha.
Yudha menambahkan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan fungsi dan kinerja gerakan PKK sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman. “Meskipun gerakan PKK bersifat relawan, namun saya berharap agar sifat kerelawanan itu harus disertai dengan jiwa dan semangat penggerak PKK, yang pada hakikatnya juga dituntut untuk tahu, mau, dan mampu melaksanakan tugas dan fungsinya,” tegasnya.
Pelatihan LP3-PKK ini adalah langkah konkret Pemkab Mojokerto dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat dan keluarga, serta dalam mewujudkan visi pemerintah untuk Indonesia maju. “Itu semua dilakukan dalam rangka mewujudkan Indonesia maju sebagai visi pemerintah,” pungkas Yudha.
