Mojokerto – Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, menjadi saksi langkah besar Universitas KH Abdul Chalim dalam memperluas sarana dan prasarananya. Peletakan batu pertama pembangunan gedung auditorium, gedung perkuliahan, dan asrama putri Universitas KH Abdul Chalim berlangsung dengan penuh harapan dan optimisme.
Acara tersebut dihadiri oleh Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, Wakil Ketua MPR RI, Yandri Susanto, Kapolres Kabupaten Mojokerto AKBP Ilham Kustarto, serta Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S Marunduri. Hadir pula Prof. Dr. H. Asep Syaifudin Chalim yang menyampaikan pentingnya pembangunan gedung baru ini untuk melanjutkan perluasan Universitas KH Abdul Chalim.
“Alhamdulillah hari ini kita laksanakan pembangunan gedung baru KH Abdul Chalim,” ujar KH Asep. Ia menambahkan bahwa gedung yang akan dibangun ini direncanakan menjadi pusat pembelajaran yang modern dan nyaman bagi mahasiswa. “Mudah-mudahan dalam pelaksanaannya lancar sehingga cepat bisa difungsikan, dan asrama putri untuk para mahasiswi juga segera dapat digunakan,” tambahnyatambahnya, Sabtu (20/7/2024).
Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, dalam sambutannya mengucapkan selamat atas dimulainya pembangunan gedung baru Universitas KH Abdul Chalim. “Pertama, kami ucapkan selamat atas dimulainya pembangunan gedung ini,” kata Pj Gubernur Jawa Timur.
Adhy Karyono menekankan bahwa masih dibutuhkan lembaga pendidikan yang berkualitas, terutama di tingkat internasional. Kehadiran Universitas KH Abdul Chalim diharapkan dapat mengangkat nama baik Jawa Timur dan Indonesia di mata dunia. “Karena Universitas KH Abdul Chalim nantinya akan lebih banyak diminati dan jumlah mahasiswa akan bertambah,” ungkap Pj Gubernur.
Atas nama pemerintah provinsi Jawa Timur, Pj Gubernur Adhy Karyono juga mengucapkan terima kasih kepada KH Asep Syaifudin Chalim yang telah membantu pemerintah dalam mengembangkan dan memperluas kesempatan pendidikan bagi generasi muda, baik di jenjang S2 maupun S3. “Kami atas nama Pemprov Jatim mengucapkan terima kasih. Dengan adanya Universitas KH Abdul Chalim, tentunya mampu meningkatkan dan menguatkan sumber daya manusia (SDM) generasi muda,” pungkas Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono.
Pembangunan gedung baru ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana fisik semata, tetapi juga simbol komitmen Universitas KH Abdul Chalim dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang modern, inklusif, dan berkualitas. Peletakan batu pertama ini menandai awal dari berbagai harapan besar untuk masa depan pendidikan yang lebih baik bagi generasi muda Indonesia.
