Malang – Dari ruang kelas menuju panggung dunia, langkah mahasiswa ini menjadi bukti bahwa batas geografis bukan lagi penghalang untuk berprestasi. Di tengah persaingan global, capaian gemilang justru lahir dari keberanian mengambil peluang lintas negara.
Adalah Ilham K. Ardiansyah, mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya, yang berhasil meraih penghargaan Best Delegate dalam ajang International Volunteer Youth ID Batch 14 (Youth Abroad Expedition Chapter Malaysia) pada tahun 2026 di Malaysia.
Dalam program tersebut, Ilham menjadi satu-satunya peserta yang memperoleh status awardee fully funded, setelah melalui proses seleksi ketat di tingkat nasional. Tidak hanya itu, ia juga dipercaya sebagai pemimpin tim dan sukses membawa kelompoknya meraih predikat Best Team, menegaskan kapasitas kepemimpinan dan kemampuan kolaborasi dalam lingkungan internasional.
“Program ini membuka wawasan saya terkait isu-isu global sekaligus melatih kemampuan kepemimpinan dan kerja tim dalam lingkungan multikultural,” ujar Ilham.
Program International Volunteer Youth ID sendiri merupakan inisiatif pengembangan pemuda yang memberikan kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk terlibat dalam kegiatan sukarelawan di luar negeri. Selama pelaksanaan di Malaysia, para peserta mengikuti berbagai agenda, mulai dari presentasi proyek berbasis Sustainable Development Goals (SDGs), pelatihan kepemimpinan, hingga pertukaran budaya dan eksplorasi kota.
Melalui program ini, peserta yang terpilih sebagai awardee fully funded mendapatkan dukungan pembiayaan penuh, sertifikat internasional, serta akses membangun jejaring global dengan peserta dari berbagai negara. Hal ini menjadi nilai tambah dalam pengembangan kompetensi mahasiswa, baik secara akademik maupun non-akademik.
Pihak fakultas FPIK UB turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa FPIK UB memiliki daya saing global serta mampu berkontribusi dalam forum internasional dengan membawa perspektif keilmuan yang relevan,” ungkap perwakilan fakultas.
Keberhasilan Ilham tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga mencerminkan peran penting perguruan tinggi dalam mencetak generasi muda yang adaptif dan kompetitif di tingkat global. Selain itu, capaian ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam bidang pendidikan berkualitas, kemitraan global, dan kepedulian terhadap isu-isu strategis dunia.
Dengan torehan ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa Indonesia yang berani melangkah ke panggung internasional, membawa gagasan, kolaborasi, dan kontribusi nyata bagi masa depan global yang lebih berkelanjutan.
