Balikpapan – Disdikbud Kaltim kembali mengadakan pelatihan peningkatan keterampilan (Upskilling) bagi guru mata pelajaran SMK. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 6 hingga 11 November 2023, bertempat di Novotel Balikpapan.
Partisipan kegiatan ini mencakup 202 guru mata pelajaran Otomotif dan Pariwisata tingkat SMK di seluruh Kalimantan Timur. Materi pelatihan mencakup beragam aspek, termasuk kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, dan kompetensi sosial-emosional.
“Diharapkan tenaga pendidik dapat mendapatkan peningkatan kompetensi agar bisa membimbing anak didiknya dalam mendapatkan skill yang mumpuni sebagai bekal setelah kelulusan menempuh pendidikan sekolah terutama di bidang otomotif dan pariwisata,” kata Armin (18/11/2023).
Salah satu narasumber, Kepala Bidang Pembinaan GTK Disdikbud Kaltim, Armin, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas guru SMK. Ia berharap, para guru dapat memberikan pendidikan yang lebih berkualitas kepada siswa SMK di wilayah ini.
“Dimana bidang tersebut tentu saja akan terus dibutuhkan oleh masyarakat luas,” tambahnya.
Armin juga menekankan pentingnya penguasaan kompetensi pedagogik oleh guru. Menurutnya, kompetensi ini bukan hanya untuk mengajar, tetapi juga untuk mengembangkan kepribadian peserta didik secara terpadu.
“Kita juga memahami bahwa dalam proses pembelajaran di kelas, selain kompetensi profesional yang harus dimiliki oleh guru, namun juga harus menguasai kompetensi pedagogik,” ujar Armin
Muhammad Arief, seorang peserta pelatihan, menyatakan kegembiraannya atas partisipasinya dalam kegiatan ini. Menurutnya, materi pelatihan memiliki nilai yang signifikan dalam meningkatkan kompetensinya sebagai seorang guru..
“Materi pelatihan sangat lengkap dan relevan dengan kebutuhan guru SMK. Saya berharap, kegiatan ini dapat diadakan secara rutin agar kompetensi guru SMK terus meningkat,” kata Arief.
Melalui kegiatan Upskilling Guru Mata Pelajaran tingkat SMK, diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasional di Kalimantan Timur. Dengan peningkatan kompetensi para guru, diharapkan siswa SMK dapat menerima pendidikan yang lebih baik dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja.
