Jember – Keberhasilan meraih medali di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 menjadi momen penuh kebanggaan bagi dunia olahraga Kabupaten Jember. Salah satu sorotan datang dari cabang balap sepeda, di mana Aries Bawono, pelatih sekaligus Ketua ISSI Jember, menerima bonus sebesar Rp50 juta dari Bupati Jember Muhammad Fawait atas prestasinya membina atlet-atlet muda berprestasi.
Penyerahan bonus dilakukan dalam acara Pro-Gus E Update dan launching OSMA (Olahraga Sore Masyarakat) di Jember Sport Garden (JSG), Senin (20/10/2025). Aries yang sehari-hari juga dikenal sebagai wartawan media daring itu sukses mengantarkan empat dari enam atlet binaannya meraih medali, yakni satu emas, satu perak, dan dua perunggu.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah memperhatikan para atlet dan pelatih. Kenaikan reward ini menjadi motivasi sekaligus tantangan bagi kami untuk terus melakukan kaderisasi dan mencetak prestasi baru di dunia olahraga,” ujar Aries usai menerima penghargaan.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam sambutannya menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap kerja keras para pelatih dan atlet yang membawa nama baik daerah. “Atlet dan pelatih adalah aset kebanggaan daerah. Semoga dengan penghargaan ini, semangat berlatih dan berjuang semakin kuat,” katanya.
Dukungan finansial ini diharapkan mampu memperkuat komitmen pelatih dalam melakukan pembinaan secara berkelanjutan. Terlebih, olahraga balap sepeda merupakan salah satu cabang yang membutuhkan ketekunan serta sarana pendukung yang tidak murah.
Bonus senilai Rp50 juta ini menandai apresiasi serius Pemkab Jember terhadap dedikasi pelatih, setara dengan peraih medali emas dari kalangan atlet. Ini juga mencerminkan semangat kesetaraan dan keberpihakan pada pelatih yang selama ini berada di balik layar keberhasilan para atlet.
Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk terus mendukung ekosistem olahraga yang sehat dan kompetitif. Bukan hanya melalui bonus, tetapi juga lewat penyediaan program pembinaan, fasilitas latihan, dan dukungan edukasi bagi atlet dan pelatih.
Melalui langkah ini, Pemkab berharap dapat menciptakan rantai pembinaan yang kokoh—dari deteksi bakat usia dini hingga pembinaan atlet berprestasi nasional. Di masa depan, keberhasilan seperti yang diraih cabang balap sepeda di Porprov 2025 diharapkan dapat ditiru oleh cabang olahraga lain di Jember.
