Bondowoso – Merah Putih yang berkibar menjadi saksi perjuangan tiga putra-putri terbaik Bondowoso. Setelah menuntaskan tugas sebagai anggota Paskibraka Nasional dan Paskibraka Provinsi Jawa Timur, Angelica Theona Putri, Ahmad Akbar Arifin, dan Ranaya Aquerra Buditya mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam penyambutan yang digelar pada Senin (24/8/2026).
Ketiga pelajar tersebut menjadi bagian dari generasi muda Bondowoso yang berhasil menembus seleksi Paskibraka pada tingkat lebih tinggi. Keberhasilan itu membawa mereka menjalankan tugas penting dalam rangkaian pengibaran Bendera Pusaka, sekaligus mengharumkan nama daerah. Pemerintah Kabupaten Bondowoso menilai pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan latihan, disiplin, ketahanan fisik, kesiapan mental, serta komitmen tinggi.
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyampaikan rasa bangga atas capaian ketiganya. Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjalankan tugas pengibaran bendera, tetapi juga mencerminkan karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat kebangsaan.
“Paskibraka tangguh penuh komitmen, kibarkan Sang Merah Putih dengan kehormatan,” pesan Bupati Abdul Hamid Wahid dalam sambutannya.

Ia menilai pendidikan dan pelatihan selama menjadi Paskibraka memberikan pengalaman yang dapat membentuk karakter para pelajar. Proses tersebut diharapkan menjadi bekal dalam mengembangkan jiwa kepemimpinan, rasa tanggung jawab, keberanian, kedisiplinan, hingga semangat nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari.
“Jadikan pengalaman sebagai Paskibraka sebagai bekal untuk melangkah lebih jauh. Bawa semangat Merah Putih dalam setiap pengabdian dan jadilah generasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga memberikan penghargaan dan hadiah kepada para Paskibraka sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi yang telah ditorehkan. Penghargaan tersebut diharapkan bukan menjadi akhir dari perjalanan mereka, melainkan tambahan motivasi untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan mencetak prestasi berikutnya.
Menurut Abdul Hamid, pencapaian para pelajar tersebut juga menunjukkan pentingnya dukungan dari lingkungan sekitar. Keberhasilan menembus tingkat nasional dan provinsi tidak terlepas dari peran keluarga, sekolah, guru, pembina, serta pelatih yang secara konsisten memberikan arahan dan pendampingan selama proses seleksi hingga pelaksanaan tugas.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut mengantarkan Angelica, Ahmad Akbar, dan Ranaya meraih capaian tersebut. Dukungan orang tua dinilai menjadi fondasi penting, sedangkan sekolah bersama pembina dan pelatih berperan dalam membentuk kemampuan serta kesiapan para peserta sebelum menjalankan tugas.
“Keberhasilan ini bukan hanya milik mereka, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan seluruh masyarakat Kabupaten Bondowoso,” tegasnya.
Prestasi tiga Paskibraka tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa pelajar Bondowoso memiliki kesempatan luas untuk bersaing dan berprestasi di tingkat Jawa Timur maupun nasional. Pengalaman yang telah mereka peroleh diharapkan dapat ditularkan kepada pelajar lain sehingga semakin banyak generasi muda daerah yang berani mengikuti proses seleksi, kompetisi, maupun kegiatan pembinaan kepemudaan.
Dalam sambutannya, Abdul Hamid juga menyampaikan pantun sebagai ungkapan kebanggaan terhadap generasi muda Bondowoso.
“Hawa sejuk megahnya Kawah Ijen,
Harum kopi arabika menjadi kebanggaan.
Paskibraka tangguh penuh komitmen,
Kibarkan Sang Merah Putih dengan kehormatan.”
Pantun tersebut menjadi penutup yang menegaskan keterikatan antara identitas daerah, kebanggaan masyarakat, dan semangat kebangsaan yang dibawa para Paskibraka. Pemerintah daerah berharap pengalaman bertugas membawa Sang Merah Putih dapat terus tertanam dalam diri ketiganya dalam perjalanan pendidikan maupun pengabdian di masa mendatang.
Capaian Angelica Theona Putri, Ahmad Akbar Arifin, dan Ranaya Aquerra Buditya kini menjadi kebanggaan bersama bagi Bondowoso. Prestasi mereka diharapkan tidak hanya dikenang sebagai keberhasilan menjalankan tugas Paskibraka, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjunjung disiplin, menjaga semangat nasionalisme, dan terus membawa nama baik daerah melalui prestasi.
