Jombang – “Amanah Merah Putih” kini berada di pundak putra-putri terbaik Kabupaten Jombang. Bupati Jombang Warsubi secara resmi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Jombang Tahun 2026 dalam upacara penuh khidmat di Pendopo Kabupaten Jombang pada Jumat (14/8/2026) malam. Pengukuhan tersebut menjadi penanda kesiapan anggota Paskibraka menjalankan tugas pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Prosesi pengukuhan dihadiri Bupati Jombang Warsubi bersama Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, para asisten, serta sejumlah kepala perangkat daerah dan instansi terkait. Hadir pula perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Jombang, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jombang.
Rangkaian acara dimulai dengan laporan komandan upacara kepada Bupati Jombang yang bertindak sebagai inspektur upacara. Selanjutnya, seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mengikuti mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Suasana semakin khidmat ketika Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jombang, Budi Winarno, membacakan kata pengantar pengukuhan sekaligus memimpin pembacaan Ikrar Putra Indonesia. Pada momen tersebut, pemimpin upacara Yudha Pramana Wijaya mewakili seluruh anggota Paskibraka memegang Bendera Merah Putih, kemudian menempatkannya di dada sebelah kiri sebagai simbol kesetiaan kepada Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta cita-cita bangsa.
Prosesi berikutnya diisi dengan penghormatan terhadap Sang Merah Putih. Para anggota Paskibraka menunjukkan kesiapan mereka mengabdi melalui rangkaian simbolis mencium bendera pusaka. Bupati Warsubi kemudian menyematkan Lencana Merah Putih Garuda pada dada kiri perwakilan anggota serta memasangkan Kendit Paskibraka sebagai tanda bahwa mereka telah resmi menyandang tugas dan tanggung jawab sebagai Paskibraka Kabupaten Jombang Tahun 2026.
Nuansa sakral semakin terasa ketika sebagian lampu di area pendopo dipadamkan dalam Prosesi Bendera. Di tengah alunan lagu Padamu Negeri yang dibawakan tim paduan suara, satu per satu anggota Paskibraka menghampiri Sang Merah Putih. Mereka mendekapkan bendera ke dada kiri sebelum menciumnya sebagai wujud janji pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dalam amanatnya, Warsubi mengingatkan bahwa tugas mengibarkan maupun menurunkan Bendera Merah Putih pada Senin (17/8/2026) bukan sekadar bagian dari rangkaian upacara. Menurutnya, tugas tersebut membawa kehormatan sekaligus nama baik keluarga, sekolah, dan Kabupaten Jombang. Karena itu, setiap anggota dituntut menjaga fokus, disiplin, kekompakan, serta mengikuti komando selama menjalankan tugas.
“Mulai detik ini, ada tanggung jawab yang melekat pada kalian semua. Fokus pada apa yang menjadi tanggung jawab kalian, dengarkan komando, jaga konsentrasi, dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Satu kesalahan kecil dapat memengaruhi keseluruhan rangkaian,” tegas Warsubi.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi anggota Paskibraka agar seluruh materi latihan yang telah dijalani dapat diterapkan secara maksimal saat bertugas. Ketelitian gerak, keseragaman langkah, kesiapan mental, hingga kemampuan menjaga konsentrasi menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh rangkaian pengibaran dan penurunan bendera berjalan lancar.
Warsubi juga meminta para anggota tidak menjadikan seragam dan status sebagai Paskibraka sebagai alasan untuk merasa lebih tinggi dibandingkan orang lain. Ia menekankan bahwa kepercayaan yang diberikan justru harus dibarengi sikap rendah hati, tanggung jawab, serta integritas dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan merasa lebih tinggi karena mengenakan seragam Paskibraka. Justru, semakin besar kepercayaan yang diberikan, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dijaga. Jalankan dengan baik, tidak perlu ragu, tidak terbebani. Laksanakan dengan kompak dan penuh konsentrasi,” tambahnya.
Selain memberikan arahan kepada anggota Paskibraka, Warsubi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelatih, pendamping, dan panitia yang telah mendampingi proses pembinaan hingga pengukuhan. Menurutnya, kesiapan para anggota tidak terlepas dari kerja keras berbagai pihak yang mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran selama masa pelatihan.
Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Jombang Tahun 2026 menjadi tahap akhir sebelum mereka menjalankan tugas utama pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Dengan bekal latihan, kedisiplinan, serta pesan tanggung jawab yang disampaikan Bupati Warsubi, para anggota diharapkan mampu menunaikan tugas dengan lancar sekaligus menjaga kehormatan Merah Putih dan nama baik Kabupaten Jombang.
