Cisayong – Hari spesial menjadi momen penuh syukur di SDN 1 Cisayong. Acara paturay tineung bagi kelas 6 dan kenaikan kelas 1–5 digelar meriah. Orangtua dan guru berkumpul mendukung, menandai akhir dan awal perjalanan pendidikan yang dilaksanakan pada Senin (23/6/2025).

Bukti Kebersamaan terlihat jelas. Kepala Sekolah, Jenny Yulianti, S.Pd. menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak. “Bapak ketua komite dan seluruh anggota, bapak ibu guru dan tamu undangan, dan orangtua murid serta seluruh siswa yang disayangi,” ujarnya penuh haru. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada MC yang memandu acara dan panitia yang bekerja keras. Acara sukses karena dukungan materi dan tenaga dari orangtua, serta izin penuh terhadap pelaksanaan ini.

Capaian Kelas 6 menjadi puncak kebanggaan. “Selaku kepala sekolah, saya bangga kepada kelas 6 yang berhasil belajar dan meraih prestasimembanggakan,” kata Jenny. Refleksi selama enam tahun pengajaran melalui kurikulum Merdeka dan 2013 menunjukkan hasil positif. Ujian bersama pada 5 Juni 2025 membuahkan seluruh siswa lulus dan menerima ijazah. Alhamdulillah, mereka siap melanjutkan ke jenjang lebih tinggi sesuai program wajib belajar 12 tahun.
Dukungan Kurikulum dan SDM menjadi pondasi keberhasilan ini. Tahun ajaran 2024–2025 menggunakan kombinasi kurikulum Merdeka, 2013. Dari 159 siswa, terdiri dari kelas 1 (32), kelas 2 (31), kelas 3 (10), kelas 4 (27), kelas 5 (33), dan kelas 6 (26). Ada 7 ASN dan sisanya honorer, menunjukkan komposisi tenaga pendidik yang solid.

Prestasi Nonakademik turut melengkapi. SDN 1 Cisayong sukses Lomba pupuh wanoja 2 FTBI tingkat kecamatan Nahla afifah. Literasi-numerasi ke kabupaten melalui M. Ilyas Al Fatih, serta Aksara Sunda. Walau belum juara, pengalaman ini menjadi semangat baru untuk terus belajar.
Kelas 5 juga tampil maju dengan mengikuti ANBK 2 selama dua hari. Hasilnya dipantau dan dijadikan bahan evaluasi agar hasil lebih baik dan memanfaatkan dana BOS seefektif mungkin.
Harapan dan Rencana diwujudkan lewat perbaikan sarana. Bu Jenny mengharapkan ada dana untuk mengecat lapangan dan melengkapi fasilitas. Ia menegaskan bahwa sekolah tidak bisa berjalan tanpa sinergi antara sekolah, komite, dan orangtua. “Kita semua adalah keluarga besar SD 1 Cisayong,” ujarnya menutup sambutan.
Kemudian para siswa melakukan sungkeman kepada Ibunda mereka, yang menjadikan suasana paturay tineung ini sangatlah mengharukan.

“Berangkatlah anak-anakku, sekolahlah ke jenjang yang lebih tinggi dan gapailah cita-cita mu”, ungkap Devi, Ketua Penyelenggara acara ini.
Acara ini diakhiri dengan doa bersama, semoga ilmu yang didapat menjadi berkah dan bermanfaat bagi seluruh siswa. Terima kasih atas peran serta semua pihak dalam menghadirkan momen bersejarah ini. Semoga anak-anak selalu sehat, berprestasi, dan dimudahkan Allah dalam setiap langkahnya.
