Mojokerto – Kopi Pondok Segoro Agung dikenal sebagai kopi produksi pesantren. Kopi ini banyak diminati oleh pecinta kopi. Kopi Pondok Segoro Agung memiliki kelebihan dari pada kopi lain.
Selain rasanya yang unik, kopi ini tidak menimbulkan kembung. Salah satu pecinta Kopi Pondok Segoro Agung adalah KH. Abdul Adhim Alwi. Menurutnya, racikan kopi ini tidak menimbulkan kembung dan aman untuk lambung.
“Kelebihan kopi ini tidak membuat kembung. Selain itu, karena di produksi oleh pesantren tentunya ada plusnya yaitu do’a,” ungkap pria yang juga ketua PC NU Kabupaten Mojokerto ini di lokasi.
Lebih lanjut menurutnya, hasil dari penjualan kopi ini akan full untuk operasional pondok pesantren. Hal ini akan menjadi pesantren mandiri dan menjadi pendorong pesantren berwirausaha.
“Ini adalah inovasi baru untuk pesantren. Doa merupakan salah satu keunggulan yang tidak dimiliki oleh produk kopi lain. Apalagi Ponpes Segoro Agung Berada di belakang makam Syech Jumadil Qubro, yang kita tahu keberkahan dan tidak pernah sepi pengunjung untuk berdoa, ” terangnya.

Sementara itu, pengasuh dan pendiri Pondok Pesantren Segoro Agung, KH. Bimo Agus Sunarno mengatakan kopi ini diproduksi dari kopi wonosalam pilihan. Kopi Pondok Segoro Agung memiliki memiliki rasa unik. Yakni diblend 50 % Robusta dan 50 % excelsa kopi Wonosalam.
Pada proses pembuatannya, dia menjelaskan, dilakukan proses doa oleh para alim ulama beserta santri-santri. Dengan adanya doa dalam setiap kopi yang diminum, Kiai Bimo berharap kopi ini mampu membawa kebaikan bagi diri mereka sehingga dapat bermanfaat bagi sesamanya dan orang lain.
“Selain untuk pemasukan untuk pesantren, ya semoga menebar manfaat bagi ummat,” kata Kiai Bimo.
Kopi Pondok Segoro Agung diracik dengan doa para santri dan kiai. Dengan kekuatan doa itu diharapkan bisa menjadi obat seluruh penyakit masyarakat, termasuk penyakit hati yang jarang bisa diobati oleh manusia.
“Semoga hadirnya kopi ini bisa menambah keberkahan dan manfaat,” terangnya.
Kopi Pondok Segoro Agung dikemas dengan ukuran 250 gram. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, yakni Rp 30 ribu.
Pondok Pesantren Segoro Agung sendiri berada di Belakang makam Syech Jumadil Qubro RT.03 RW. 04 Dusun Sidodadi, Desa Sentonorejo Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto.
Bagi yang ingin menikmati Kopi Pondok Segoro Agung dapat menghubungi bagian marketing Abdul Gofar (085960325323). Kopi ini juga sudah banyak tersedia marketplace
