Jember – Dari ruang sederhana yang dahulu sunyi, kini berdiri megah tempat ibadah yang menjadi pusat kebersamaan. Masjid Al-Kautsar di lingkungan Rumah Sakit Daerah Kalisat resmi difungsikan, menandai perjalanan panjang gotong royong yang berbuah nyata.
Peresmian masjid tersebut digelar pada Jumat (24/4/2026) dengan rangkaian acara tasyakuran serta santunan kepada anak yatim. Masjid Al-Kautsar sebelumnya hanyalah sebuah mushola dengan kondisi terbatas, namun kini telah berkembang menjadi bangunan representatif yang mampu menunjang kebutuhan ibadah karyawan, pasien, maupun pengunjung rumah sakit.
Wakil Ketua Panitia Pembangunan, Koeshar Yudyarto, menjelaskan bahwa proses pembangunan masjid ini lahir dari semangat kebersamaan seluruh elemen rumah sakit. Renovasi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan kontribusi tenaga, pikiran, hingga dana dari para karyawan.
“Awalnya hanya mushola yang kondisinya sudah tidak layak. Dengan kebersamaan seluruh karyawan, akhirnya kami sepakat merenovasi hingga menjadi masjid. Semua terlibat, baik tenaga, pikiran, maupun dana,” jelasnya.
Pembangunan masjid dimulai sejak [Jumat (12/9/2025)] melalui kegiatan kerja bakti pembongkaran bangunan lama. Dalam waktu kurang lebih delapan bulan, pembangunan berhasil diselesaikan meski masih memerlukan sejumlah fasilitas tambahan seperti kamar mandi dan perlengkapan interior. Pendanaan proyek ini bersumber dari iuran karyawan serta dukungan para pensiunan yang turut berkontribusi dalam mewujudkan rumah ibadah tersebut.
Kini, Masjid Al-Kautsar telah digunakan untuk pelaksanaan salat lima waktu serta berbagai kegiatan keagamaan. Aktivitas rutin seperti khotmil Quran yang sebelumnya dialihkan ke aula kini kembali dilaksanakan di dalam masjid, menambah nuansa spiritual di lingkungan rumah sakit.
“Harapannya, masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan yang membawa keberkahan. Sesuai namanya, Al-Kautsar, semoga menghadirkan nikmat yang melimpah bagi kita semua,” imbuhnya.
Peresmian berlangsung khidmat dengan diawali pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Momen simbolis ditandai dengan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada Direktur RSD Kalisat, Nurullah Hajah Ningtyas, sebagai ungkapan rasa syukur atas rampungnya pembangunan.
Keberadaan Masjid Al-Kautsar diharapkan tidak hanya memperkuat nilai spiritual di lingkungan rumah sakit, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial dan keagamaan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat sekitar.
