Surabaya – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026, Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya menyatakan kesiapan penuh dengan menghadirkan rangkaian kegiatan bertema “Healing Ramadhan, Tenang Jiwa, Kuat Raga”. Tema ini diusung sebagai upaya menjadikan Ramadhan tidak hanya sebagai momentum ibadah, tetapi juga ruang pemulihan jiwa dan penguatan raga bagi jamaah.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Humas Badan Pelaksana Pengelola (BPP) MAS Helmy M Noor pada Jumat (30/1/2026). Ia menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan penyambutan Ramadhan akan dimulai dua hingga tiga hari sebelum puasa, atau sekitar 16 Februari 2026, diawali dengan tradisi Megengan yang melibatkan siswa TK, MI, MTs, hingga mahasiswa STAI Al-Akbar di kawasan Air Mancur Masjid Al-Akbar.
Helmy yang didampingi Ketua Panitia Healing Ramadhan MAS M Jakfar menuturkan bahwa persiapan telah dilakukan sejak satu bulan sebelumnya. Fokus utama persiapan adalah kebersihan dan kenyamanan lingkungan masjid, mengingat lonjakan jamaah yang biasanya terjadi selama Ramadhan.
Menurut Helmy, Tim Riayah BPP MAS bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Jawa Timur telah melakukan pengerukan sedimentasi selokan sepanjang kurang lebih 1,2 kilometer pada 12–13 Januari 2026. Langkah ini dilakukan untuk mencegah genangan air dan memastikan area sekitar masjid tetap bersih dan aman.
Selain itu, BPP MAS juga mendapatkan dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Jawa Timur berupa dua unit boks sampah besar, delapan boks sampah kecil, serta empat boks sampah terpilah untuk sampah organik dan nonorganik. Helmy mengapresiasi sinergi lintas instansi tersebut dan berharap kerja sama dapat terus berlanjut demi menciptakan suasana Ramadhan yang nyaman bagi jamaah.
Terkait tema Healing Ramadhan, Helmy menjelaskan bahwa konsep “Tenang Jiwa, Kuat Raga” dimaksudkan untuk menjawab tantangan kelelahan mental, emosional, dan fisik yang banyak dialami masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, Ramadhan seharusnya menjadi momentum pemulihan batin sekaligus penguatan daya tahan diri.
“Ibadah diharapkan menjadi sumber ketenangan jiwa, sementara aktivitas sehat dan kebersamaan di masjid mampu menumbuhkan kekuatan fisik dan spiritual,” ujarnya.
Untuk mendukung tema tersebut, BPP MAS menyiapkan empat program utama. Program Ibadah dan Dakwah meliputi shalat tarawih berjamaah, ngaji ngabuburit, buka puasa bersama, tadarus Al-Qur’an, qiyamul lail di sepuluh malam terakhir, peringatan Nuzulul Qur’an, hingga Lailatul Qiro’ah. Seluruh rangkaian ini dirancang untuk memperkuat dimensi spiritual jamaah selama Ramadhan.
Program Sosial Kemasyarakatan akan diisi dengan kegiatan buka puasa bersama, donor darah, serta program “MAS Berbagi” bagi dhuafa, anak yatim, penyandang disabilitas, guru, dan marbot yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Ramadhan 1447 H di Taman Asmaul Husna. Program ini diharapkan memperkuat nilai kepedulian sosial dan kebersamaan.
Sementara itu, Program Kreatif menghadirkan pameran Museum Masa Lalu dan Masa Kini yang berlangsung sepanjang Ramadhan. Adapun Program Kuat Raga diwujudkan melalui Liga Marbot Soccer serta Ngaji Bareng Bintang Bola yang dijadwalkan pada 2–8 Maret 2026 di Mini Soccer MAS.
M Jakfar menambahkan bahwa panitia juga merencanakan Festival Ramadhan yang berisi lomba patrol, qosidah, dan dai cilik. Selain itu, masyarakat diajak berpartisipasi aktif melalui pengisian kuesioner untuk memberikan usulan program.
“Panitia juga menyiapkan apresiasi bagi tim MAS yang berperan dalam kegiatan Ramadhan serta pemeriksaan kesehatan untuk sekitar 200 marbot pada 18–19 Februari 2026,” tutupnya.
Dengan rangkaian program tersebut, Masjid Al-Akbar Surabaya berharap Ramadhan 1447 H menjadi momentum ibadah yang menenangkan jiwa, mempererat kebersamaan, serta menguatkan raga jamaah.
