Jember – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kemampuan menjaga keamanan siber menjadi keterampilan yang semakin dibutuhkan. Semangat itulah yang tercermin dalam Jember Cyber Clash 2026, kompetisi keamanan siber yang mempertemukan pelajar terbaik dari berbagai sekolah di Kabupaten Jember. Pada babak final yang berlangsung di Gedung Jember Nusantara, Rabu (1/7/2026), tim TRIO HENGKER NGANGONG dari MAN 3 Jember berhasil meraih gelar juara pertama.
Kompetisi yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember tersebut mengusung format Capture The Flag (CTF), sebuah metode perlombaan yang menguji kemampuan peserta dalam menyelesaikan berbagai tantangan di bidang keamanan siber melalui pendekatan analisis, pemecahan masalah, dan kerja sama tim dengan tetap mengedepankan prinsip ethical hacking.
Sebelumnya, sebanyak 23 tim dari jenjang SMA, MA, dan SMK sederajat mengikuti babak penyisihan secara daring. Dari jumlah tersebut, hanya 10 tim terbaik yang berhasil lolos ke babak final untuk memperebutkan posisi terbaik.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, mengatakan penyelenggaraan Jember Cyber Clash merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi, khususnya keamanan siber.
“Keamanan siber menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan di era transformasi digital. Melalui Jember Cyber Clash, kami berharap lahir generasi muda Jember yang mampu bersaing, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfo Kabupaten Jember, Abdul Ghofur, menilai tingginya jumlah peserta mencerminkan semakin besarnya minat generasi muda terhadap dunia cybersecurity.
“Antusiasme peserta menunjukkan bahwa minat generasi muda terhadap bidang cybersecurity terus meningkat. Kami berharap kompetisi ini menjadi wadah pembinaan talenta digital yang berkelanjutan di Kabupaten Jember,” katanya.
Setelah melalui serangkaian tantangan yang menguji kemampuan teknis maupun strategi tim, TRIO HENGKER NGANGONG dari MAN 3 Jember berhasil keluar sebagai Juara I. Posisi Juara II diraih tim SLC-S dari SMKN 2 Jember, sedangkan Juara III diraih tim bitedtable dari MAN 1 Jember.
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih, para pemenang memperoleh hadiah pembinaan dengan total nilai Rp10 juta. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang keamanan siber.
Melalui penyelenggaraan Jember Cyber Clash 2026, Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem talenta digital sejak usia sekolah. Kompetisi ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya generasi muda yang tidak hanya menguasai teknologi informasi, tetapi juga memiliki kemampuan menjaga keamanan sistem digital secara profesional dan bertanggung jawab.
Ke depan, talenta-talenta muda yang tumbuh melalui ajang seperti Jember Cyber Clash diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional sekaligus berkontribusi memperkuat ketahanan siber Indonesia di era transformasi digital yang terus berkembang. (ADV).
