Jakarta – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengungkapkan bahwa salah satu kebijakan antikorupsi yang harus menjadi perhatian utama Presiden Prabowo Subianto adalah pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Kebijakan ini dinilai krusial untuk menyita dan mengembalikan aset hasil korupsi kepada negara.
Pendiri LSI Denny JA, Denny Januar Ali, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (20/3/2025), menjelaskan bahwa ada empat langkah konkret yang diharapkan masyarakat dari pemerintahan Prabowo dalam memberantas korupsi.
“Pertama, merevisi undang-undang agar hukuman bagi koruptor diperberat, minimal 20 tahun penjara tanpa remisi hingga hukuman seumur hidup. Kedua, mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset agar aset hasil korupsi dapat dikembalikan kepada rakyat,” kata Denny JA.
Langkah ketiga yang diusulkan adalah membangun sistem digitalisasi penuh dalam birokrasi untuk menutup celah suap dan permainan proyek. Keempat, pemerintah harus segera menangani kasus korupsi yang tengah menjadi perhatian publik, seperti kasus Pertamina Patra Niaga, yang disebut melibatkan mafia minyak.
“Berantas mafia minyak hingga ke akarnya, termasuk politik oligarki yang selama ini ikut menerima keuntungan dan melindungi mereka,” tegas Denny JA.
Ia menekankan bahwa korupsi bukan hanya kejahatan finansial, tetapi juga kejahatan terhadap kemanusiaan karena dampaknya yang luas terhadap masa depan bangsa. Oleh karena itu, ia menilai bahwa Presiden Prabowo memiliki kesempatan besar untuk dikenang sebagai pemimpin yang membawa Indonesia ke arah negara maju dengan menjadikannya sebagai “Bapak Pemberantasan Korupsi Indonesia.”
Denny juga menyebut bahwa beberapa negara seperti Singapura, Denmark, dan Finlandia telah membuktikan bahwa pemberantasan korupsi adalah fondasi utama tata kelola pemerintahan yang baik.
“Jika masalah ini tidak ditangani dengan serius, Indonesia akan terus kehilangan kepercayaan investor, pertumbuhan ekonomi tersendat, dan kesejahteraan rakyat akan tergadaikan,” pungkasnya.
Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, komitmen Prabowo dalam memberantas korupsi akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan pemerintahannya ke depan.
