Jember – Ibarat dua pelari yang saling menyamakan langkah sebelum memasuki lintasan panjang, Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Jember menerima kunjungan kerja dari jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Bondowoso, Rabu (14/1/2026). Pertemuan yang berlangsung di Kantor KONI Jember tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang kolaborasi antardaerah dalam pengembangan olahraga prestasi.
Kunjungan kerja ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Bondowoso, Adi Sutrisno, bersama sejumlah pengurus. Rombongan disambut oleh Wakil Ketua Umum KONI Jember, Rendra Wirawan, beserta jajaran pengurus harian. Dalam suasana hangat dan dialogis, kedua belah pihak mendiskusikan berbagai hal strategis, mulai dari potensi cabang olahraga unggulan, sistem pembinaan atlet, hingga tata kelola organisasi yang berorientasi pada prestasi jangka panjang.
Rendra Wirawan menyampaikan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan langkah awal membangun jejaring kerja sama yang lebih konkret, khususnya di wilayah karesidenan Besuki. Menurutnya, setiap daerah memiliki karakter dan kekuatan olahraga masing-masing yang dapat saling melengkapi apabila dikelola melalui kolaborasi yang sehat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan KONI Bondowoso. Ini menjadi silaturahmi awal antarkoni yang sangat memungkinkan berlanjut pada kerja sama bidang olahraga. Banyak potensi Bondowoso yang disampaikan kepada kami, dan kami juga berbagi pengalaman terkait potensi olahraga di Jember,” ujar Rendra.
Ia menambahkan, salah satu isu krusial yang turut dibahas adalah soal penganggaran organisasi olahraga. Menurutnya, keberlanjutan pembinaan atlet sangat bergantung pada sistem pendanaan yang jelas, transparan, dan sesuai regulasi nasional.
“Kami sepakat bahwa penganggaran KONI perlu memiliki standar yang ideal dan dinaungi undang-undang olahraga. Alhamdulillah, Bondowoso sudah lebih dulu menerapkan mekanisme hibah. Ke depan, kami juga akan belajar dari Bondowoso terkait hal tersebut,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Bondowoso, Adi Sutrisno, menjelaskan bahwa kunjungan ini dilandasi semangat studi tiru. Ia menilai prestasi olahraga Jember, termasuk tata kelola cabang olahraga, relatif lebih maju dan konsisten dibandingkan daerahnya.
“Kami datang ke KONI Jember karena melihat prestasi dan pengelolaan cabor di sini lebih unggul. Masih banyak kekurangan di Bondowoso, terutama dalam pembinaan atlet dan manajemen di tingkat cabor,” ungkap Adi.
Menurut Adi, keberhasilan olahraga daerah tidak lepas dari peran ketua cabang olahraga yang solid dan visioner. Dalam konteks itu, KONI berfungsi sebagai koordinator utama yang memastikan pembinaan berjalan searah dengan target kejuaraan, termasuk persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi.
“Kami banyak belajar dari kebijakan KONI Jember yang belum kami miliki. Meski Bondowoso daerah kecil, proses belajar tidak mengenal batas. Kami bersyukur diberi kesempatan untuk berkolaborasi, termasuk membuka peluang dukungan atlet dan penguatan pembinaan cabor,” pungkasnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi fondasi kerja sama berkelanjutan antara KONI Jember dan KONI Bondowoso. Dengan sinergi yang terbangun, kedua daerah optimistis dapat meningkatkan prestasi olahraga sekaligus mencetak atlet berdaya saing tinggi di level regional maupun provinsi.
