Jember – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jember mulai memperkuat sinergi dengan dunia akademisi guna meningkatkan kualitas pembinaan dan prestasi olahraga. Salah satunya melalui penjajakan kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember.
Penjajakan kerja sama tersebut dilakukan melalui audiensi antara jajaran KONI Jember dan pihak Unmuh Jember, Rabu (4/11/2026), bertempat di ruang rapat Universitas Muhammadiyah Jember.
Wakil Rektor III Unmuh Jember, Dr. Sofyan Rofi, M.Pd.I., menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan langkah awal untuk membangun kerja sama di bidang olahraga, khususnya dalam pengembangan atlet dan mahasiswa.
“Ini merupakan penjajakan untuk kerja sama dalam bidang olahraga. Harapan kami, atlet itu sarjana semua. Kami juga berharap mahasiswa atlet bisa mendapatkan beasiswa. Selain itu, mahasiswa dan mahasiswi kami, khususnya dari program studi olahraga, dapat bekerja sama dengan KONI,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua KONI Jember, Ervan Friambodo, menyambut baik peluang kolaborasi tersebut. Menurutnya, pengembangan olahraga tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman di lapangan, tetapi juga harus didukung literasi, kajian akademis, serta penerapan ilmu pengetahuan olahraga.
“Kami di jajaran pengurus KONI yang baru memang ingin agar secara substansial olahraga itu harus berliterasi. Saya sepakat dengan hal itu,” ujarnya.
Ervan menjelaskan, selama ini pola pelatihan dan pembinaan atlet di Jember masih banyak mengadopsi pengalaman masing-masing pelatih, termasuk melalui sertifikasi dan pengalaman berlatih. Karena itu, diperlukan dukungan akademisi agar sistem kepelatihan dapat dikaji dan dikembangkan secara ilmiah.
Ia berharap Unmuh Jember dapat menjadi mitra strategis KONI dalam menyusun pola pembinaan, pengembangan kapasitas pelatih, hingga peningkatan kualitas atlet.
Ervan juga menyoroti capaian olahraga Jember pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 yang berada di peringkat ke-20. Menurutnya, posisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bersama, mengingat Jember merupakan salah satu daerah dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Jawa Timur.
“Kalau saya bilang 20 besar ini besarnya di mana? Peringkat 20 kita. Dari jumlah penduduk yang terbesar ketiga di Jawa Timur, rasanya tidak relevan. Berarti ada sesuatu yang harus kita benahi,” tegasnya.
Ia menambahkan, KONI Jember membutuhkan dukungan berbagai pihak untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh. Dukungan anggaran dan motivasi dari pemerintah daerah, menurutnya, perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta sistem pembinaan yang terarah.
“Kami ingin Jember ke depan menjadi salah satu kabupaten yang olahraganya maju dan bisa membanggakan kita semua. Harapan saya, kerja sama dengan Unmuh ini bisa menjadi bagian dari upaya tersebut,” imbuh Ervan.
Menurutnya, keberadaan program studi olahraga di Unmuh Jember menjadi peluang penting untuk membangun kolaborasi yang lebih konkret, baik dalam bidang akademik, kepelatihan, maupun pengembangan prestasi atlet.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan KONI Jember bersama pihak Unmuh Jember juga mulai menyusun draf kerja sama sebagai tindak lanjut dari audiensi.
Penjajakan ini diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya sinergi antara dunia olahraga dan perguruan tinggi, sehingga pembinaan atlet Jember ke depan tidak hanya bertumpu pada pengalaman, tetapi juga didukung ilmu pengetahuan, pendidikan, dan metode pelatihan yang terukur.
