Palu – Berawak tujuh Anak Buah Kapal (ABK) kapal nelayan tersebut tenggelam di perairan laut Donggala, Sulawesi Tengah.
Dari tujuh ABK, enam ditemukan warga terdampar di Kecamatan Balaesang Tanjung, Kabupaten Donggala, Rabu (28/2/2024) sekira pukul 10.00 Wita.
4 orang ditemukan tepatnya di pantai Desa Manimbaya, dan 2 lainnya ditemukan di Desa Palau.
Informasi didapatkan TribunPalu.com, dari Kapolsek Balaesang Tanjung, Iptu Hanase, menyebut tenggelamnya kapal bermula di perairan Kecamatan Damsol, Kabupaten Donggala.
“Kalau titik tenggelamnya di wilayah Damsol, cuma terdamparnya ABK dan kru-kru-nya ada di Balaesang Tanjung,” jelasnya dikonfirmasi, Rabu (28/2/2024) sore.
Meski demikian, keenam ABK kapal ditemukan dalam kondisi selamat.
“Kan namanya kapal kayu, jadi dia tidak tenggelam. Yang dua orang ikut di kapal dia tidak kasih tinggal, yang empat orang ini kayaknya terpisah, ” urainya.
Para awak kapal ini ditemukan warga setempat dan dibawa ke salah satu rumah warga.
Sementara satu orang lainnya belum diketahui keberadaannya.
Kini, kepolisian setempat masih melakukan upaya pencarian.
“Ini Polair yang kami arahkan untuk mencari, iya (masih berlangsung, red),” pungkasnya.
