Sangatta – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Kamis (2/5/2024) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi momen berharga untuk mengevaluasi dan memberikan apresiasi terhadap kemajuan dunia pendidikan di daerah ini. Anggota Komisi C DPRD Kutim, Jimmi, menyampaikan pandangannya mengenai perkembangan pendidikan di Kutim, khususnya terkait dengan pelaksanaan program Merdeka Belajar.
“Di Kutim, jalannya Merdeka Belajar sudah mengalami perkembangan dan kemajuan yang signifikan,” ungkap Jimmi melalui sambungan telephone.
Ia menjelaskan bahwa penghargaan yang diterima oleh murid-murid dari tingkat provinsi hingga nasional menunjukkan adanya peningkatan kualitas pendidikan di Kutim.
Menurut Jimmi, juga mengapresiasi dukungan pemkab kutim memajukan pendidikan di Kutim.
“Kami mengapresiasi program pemerintah dalam mendukung pendidikan di Kutim. Program ini memang menyentuh langsung anak-anak kita. Kita sudah melihat hasilnya, jadi dukungannya harus terus dilanjutkan,” bebernya.
Satu lagi hal yang tidak luput dari perhatian Jimmi adalah akses internet di wilayah kecamatan, terutama di daerah pedalaman. Dengan adanya kurikulum Merdeka Belajar yang membutuhkan akses internet. Jimmi mengapresiasi niat pemerintah untuk program merdeka sinyal atau wifi gratis di sekolah.
“Kami berharap pemerintah dapat mengatasi masalah sinyal di daerah pedalaman. Meskipun saat ini mungkin masih ada kendala, kami optimis bahwa pada tahun 2025, masalah ini akan dapat teratasi,” harapnya.
“Saya juga mengapresiasi pemkab Kutim untuk program merdeka sinyak,” imbuhnya.
Hari Pendidikan Nasional kali ini menjadi momen refleksi dan motivasi bagi seluruh pihak untuk terus mendukung dan mengembangkan pendidikan di Kutai Timur. Dengan dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah, diharapkan kualitas pendidikan di Kutim akan semakin meningkat dan merata.
