Mojokerto – Asa lama warga Dusun Pasinan Wetan, Desa Kupang, Kecamatan Jetis, akhirnya mulai diwujudkan melalui pembangunan jembatan penghubung yang resmi dimulai pada Rabu (7/5/2025). Proyek infrastruktur ini menjadi langkah penting dalam mengatasi keterbatasan akses yang selama ini menjadi keluhan masyarakat, terutama saat musim hujan.
Pembangunan jembatan ini didanai dari anggaran sebesar Rp37 juta, dengan tujuan utama meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas warga. Jembatan ini akan menjadi jalur strategis yang menghubungkan Dusun Pasinan Wetan dengan dusun lainnya, sehingga diharapkan dapat menunjang kegiatan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat setempat.
“Kami membangun jembatan ini untuk warga. Sudah lama masyarakat mengharapkan akses yang lebih mudah dan aman, terutama saat musim hujan di mana jalur alternatif sering terputus,” ujar Kepala Desa Kupang, Andridi, SH, saat diwawancarai di lokasi pembangunan.
Selama ini, warga harus bersusah payah melewati jalan kecil dan terkadang berbahaya, terutama anak-anak sekolah dan para petani yang membawa hasil panen ke pasar. Adanya jembatan permanen yang layak menjadi kebutuhan mendesak yang akhirnya terealisasi berkat alokasi dana desa.
“Alhamdulillah akhirnya dibangun juga. Semoga cepat selesai dan kuat untuk jangka panjang,” ungkap Taufik, salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi proyek, dengan nada penuh harap.
Pembangunan jembatan dilakukan dengan melibatkan tenaga kerja lokal sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat. Selain mempercepat proses pengerjaan, keterlibatan warga juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi lingkungan sekitar.
Pemerintah Desa Kupang menargetkan proyek ini rampung dalam beberapa minggu ke depan. Diharapkan jembatan tersebut mampu mengangkat taraf hidup warga, memperkuat integrasi wilayah, dan membuka lebih banyak peluang untuk kemajuan desa.
