Probolinggo— Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menggelar Muktamar Internasional Fiqih Peradaban. Sebagai salah satu agenda menjelang 100 tahun NU yang akan tergelar di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
“Menuju 100 tahun mau melakukan serial halaqoh intensif tentang fiqih peradaban mulai Juli mendatang. “Kata Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat berkunjung ke Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid KH M. Zuhri Zaini, Kamis (19/5/2022).
Ia juga mengenang Ponpes Nurul Jadid, meskipun dalam waktu singkat hanya dua pekan karena saat itu Gus Yahya dikirim untuk mengikuti pelatihan manajemen pesantren yang tergelar di Pesantren Nurul Jadid Paiton. Dalam kesempatan itu, ia juga menceritakan adanya beberapa pesantren yang masih tradisional. Namun terpakai untuk jangkar hubungan internasional seperti Ponpes Nurul Jadid.
“Pesantren Nurul Jadid bagian dari pilar tradisional Gus Dur untuk urusan internasional. Ada beberapa pesantren yang sering menggunakannya di antaranya Paiton dan Pati,” tuturnya.
Menurutnya, jaringan internasional Gus Dur itulah yang kini bisa NU nikmati karena Gus Dur terus membangun jaringan internasional, meskipun sudah tidak lagi menjadi presiden. “Gus Dur itu membangun jaringan internasional hingga 2008, baru Paklek Mus (Gus Mus) melanjutkan dan mulai 2011. Saya ikut dan keterusan sampai sekarang,” katanya.
Gus Yahya juga menceritakan pada KH Zuhri Zaini tentang agenda 100 tahun NU yang akan menggelar Muktamar Internasional Fiqih Peradaban dan dalam muktamar itu. Salah satunya akan menggelar berbagai halaqoh yang akan pesantren Nurul Jadid Paiton lakukan. Sementara KH Zuhri Zaini mengatakan Nurul Jadid sering digunakan untuk agenda-agenda PBNU.
Saat Gus Dur masih hidup juga sangat sering mampir ke sana. “Banyak agenda PBNU. Saya bersyukur bisa terdatangi Ketua Umum PBNU, dulu Gus Dur juga sering main ke sini,” tuturnya.
Setelah dari Ponpes Nurul Jadid, Gus Yahya juga berkunjung ke Pesantren Zainul Hasan Genggong untuk bersilaturahim dengan KH Mutawakil Alallah. Serta ramah tamah dengan seluruh pengurus PCNU Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo dan PCNU Kraksan. Selanjutnya ziarah ke makam para pendiri Pesantren Genggong. Kedatangan Gus Yahya di dua pesantren di Kabupaten Probolinggo terdampingi oleh Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Ketua PBNU Amin Said Husni.
sumber : Antara
