Sangatta – Kepala Dinas Kominfo Staper Kutim Ronny Bonnar Hamonangan Siburian berpesan penggunaan teknologi digital secara tepat. Hal ini Ia sampaikan usai memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116. Upacara digelar lapangan Kantor Bupati Kutai Timur, Bukit Pelangi, Senin pagi (20/5/2024).
“Kami terus mensosialisasikan kepada masyarakat agar memanfaatkan digitalisasi teknologi sesuai keperluannya. Selain itu juga pemanfaatan teknologi yang tidak tepat. Kami terus mensosialisasikan tentang bahaya hoax,” ungkap Roni di lokasi.
Ia menekankan pentingnya semangat kebangkitan dalam menghadapi tantangan global.
“Hari-hari ini kita berhadapan pada realitas kemajuan teknologi yang melesat cepat. Kita telah memilih bukan hanya ikut-serta, tetapi menjadi pemain penting untuk menggapai dunia,” ujar Ronny.
Ia menggarisbawahi bahwa saat ini Indonesia berada dalam fase kebangkitan kedua, di mana teknologi digital menjadi pendorong utama transformasi sosial dan ekonomi.
Ronny menekankan bahwa dengan kemajuan teknologi yang tak terelakkan, Indonesia harus memanfaatkan peluang ini untuk mencapai visi “Indonesia Emas 2045”.
Teknologi digital disebut sebagai alat krusial untuk keluar dari middle-income trap dan mendorong Indonesia menjadi negara maju.
“Kemajuan teknologi telah menghampiri kehidupan kita sehari-hari dan menjadi bagian dari peradaban kita hari ini. Inovasi teknologi digital bertumbuh setiap hari, dan kecepatannya bak lompatan kuantum,” tambah Ronny.
Data menunjukkan, dengan tingkat penetrasi internet yang mencapai 79,5% dari total populasi. Indonesia berada pada jalur yang tepat untuk memanfaatkan bonus demografi dan mencapai pertumbuhan ekonomi.
“Bonus demografi ini justru modal kita untuk mencapai Indonesia emas sesuai arahan dari Menkominfo RI,” tandasnya.
Upacara kali ini mengusung tema “Bangkit untuk Indonesia Emas”, sejalan dengan visi besar bangsa menuju tahun 2045.
