Jakarta – Harga beberapa komoditas pangan utama di Indonesia menunjukkan tren penurunan pada pertengahan Mei ini, memberi angin segar bagi konsumen. Berdasarkan pantauan Badan Pangan Nasional (Bapanas), harga bawang merah turun menjadi Rp38.570 per kilogram dari sebelumnya Rp39.997 per kilogram, sedangkan daging ayam ras menurun ke level Rp34.931 per kilogram dari Rp35.104 per kilogram.
Data yang dihimpun dari Panel Harga Bapanas pada Rabu (14/5/2025) pukul 10.00 WIB juga menunjukkan penyesuaian harga pada sejumlah komoditas strategis lain. Beras premium tercatat turun tipis menjadi Rp15.559 per kilogram, sementara beras medium juga melemah menjadi Rp13.637 per kilogram. Namun, beras SPHP dari Bulog justru sedikit naik ke Rp12.660 per kilogram.
Jagung untuk pakan ternak anjlok ke Rp6.012 per kilogram dari sebelumnya Rp6.197, sedangkan harga kedelai impor turun ke Rp10.625 per kilogram. Penurunan juga tercatat pada bawang putih bonggol yang kini dijual seharga Rp42.570 per kilogram, menurun dari harga sebelumnya Rp43.053.
Harga cabai pun ikut terkoreksi. Cabai merah keriting turun menjadi Rp51.045 per kilogram, cabai merah besar menjadi Rp46.344 per kilogram, dan cabai rawit merah ke Rp54.022 per kilogram.
Koreksi harga juga terjadi pada daging sapi murni yang kini dibanderol Rp134.730 per kilogram dan telur ayam ras di angka Rp29.033 per kilogram. Harga gula konsumsi turun tipis ke Rp18.547 per kilogram, diikuti minyak goreng kemasan yang melemah ke Rp20.605 per liter, minyak goreng curah ke Rp17.659 per liter, dan Minyakita ke Rp17.470 per liter.
Tepung terigu curah dan kemasan masing-masing turun ke Rp9.749 dan Rp12.760 per kilogram. Sementara itu, komoditas laut menunjukkan pergerakan beragam: ikan kembung naik ke Rp41.481 per kilogram, ikan tongkol naik tipis ke Rp34.188, sedangkan ikan bandeng turun ke Rp34.326.
Garam konsumsi justru mencatat kenaikan, dari Rp11.645 menjadi Rp11.422 per kilogram. Harga daging kerbau impor turun signifikan ke Rp104.815 per kilogram, sedangkan daging kerbau lokal turun ke Rp136.875 per kilogram.
Dengan tren penurunan yang merata di banyak komoditas, stabilitas harga pangan nasional tampak terjaga. Pemerintah melalui Bapanas terus memantau dinamika ini untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi pangan.
