Sidoarjo – Masih panas pemberitaan terkait Gus Muhdlor, Bupati Sidoarjo yang didatangi massa aksi dari gabungan Ormas dan LSM Sidoarjo di depan pendopo agung delta wibawa pada Hari Senin (6/5/2024) terkait ketidak hadirannya dua kali panggilan dari KPK.
Pada hari ini, Selasa (7/5/2024), Koalisi Masyarakat Sipil Sidoarjo (KMSS) bersama Biro Bantuan Hukum Damar Indonesia (BBH-DI) melanjutkan aksinya dengan mendatangi gedung KPK.
Dimas Yemahura Alfarauq, Wakil Ketua KMSS dan BBH-DI, menyampaikan bahwa kedatangan mereka ke gedung KPK adalah untuk mengawal pemeriksaan Gus Muhdlor yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Kita ketahui bahwa Gus Muhdlor sudah mangkir dua kali panggilan. Berapa tuntutan yang sudah kami sampaikan dalam aksi kemarin, hari ini kami mengawal dan memastikan bahwa KPK akan melakukan penahanan kepada Gus Muhdlor,” terangnya.
Dimas menambahkan bahwa mereka belum mendapatkan informasi resmi apakah Gus Muhdlor akan ditahan setelah pemeriksaan. Namun, mereka mendapat informasi bahwa Gus Muhdlor hadir di gedung KPK pada jam 08.30 WIB didampingi oleh kuasa hukumnya.
“Harapan kami, KPK melakukan penahanan kepada Gus Muhdlor, pengembangan kasus, dan penangkapan tersangka lain jika ada,” tegas Dimas.
Selain itu, mereka juga meminta KPK mengusut dugaan Obstruction of Justice yang dilakukan oleh dokter yang membuat surat keterangan tidak jelas dan kuasa hukum Gus Muhdlor yang mengirimkan surat penundaan pemeriksaan.
“Kami meminta agar dilakukan penindakan dugaan Obstruction of justice karena hal tersebut tindakan melawan hukum yang bisa ditindak secara hukum,” pungkasnya.
Aksi demo di depan gedung KPK ini menunjukkan keseriusan masyarakat sipil Sidoarjo dalam mengawal kasus Gus Muhdlor. Mereka berharap KPK dapat menindaklanjuti kasus ini dengan adil dan transparan.
