Jember – Pendidikan dan kesehatan menjadi dua fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Pesan tersebut disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait saat menghadiri kegiatan Bunga Desaku yang diikuti ratusan ketua kelompok pengajian dan guru ngaji di Balai Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember, Senin (29/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban itu dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Jember untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyosialisasikan berbagai program prioritas di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik. Peserta yang didominasi guru ngaji serta ibu-ibu pengajian tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.
Dalam sambutannya, Gus Fawait mengajak para orang tua untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada anak-anak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru menikahkan anak sebelum memiliki kesiapan usia dan pendidikan yang memadai.
“Saya titip putra-putri panjenengan untuk ikut mendaftar program beasiswa mahasiswa gratis, khususnya bagi anak-anak guru ngaji. Jangan sampai kesempatan ini terlewatkan,” ujar Gus Fawait.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Jember telah menyiapkan berbagai skema beasiswa agar semakin banyak generasi muda dapat mengenyam pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi masyarakat.
Selain membahas sektor pendidikan, Gus Fawait kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang mudah diakses melalui program Universal Health Coverage (UHC). Ia menjelaskan bahwa sejak April 2025, masyarakat yang memiliki KTP Kabupaten Jember dapat memperoleh layanan kesehatan secara gratis, termasuk pemeriksaan kehamilan hingga proses persalinan.
Bupati juga menegaskan bahwa seluruh warga berhak memperoleh pelayanan yang setara tanpa membedakan status pembiayaan. Menurutnya, kualitas obat maupun pelayanan medis bagi pasien umum, peserta BPJS, maupun penerima manfaat UHC harus diberikan dengan standar yang sama.
“Kalau sampai ada perbedaan pelayanan, segera laporkan melalui layanan Wadul Gus’e di nomor WhatsApp 0811-3031-1188,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait turut menyampaikan kemudahan pelayanan administrasi kependudukan. Ia menjelaskan bahwa masyarakat kini tidak perlu lagi datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di pusat kota untuk mencetak kartu tanda penduduk. Layanan pencetakan KTP telah tersedia secara gratis di kantor kecamatan sehingga lebih mudah dijangkau masyarakat.
Di penghujung sambutannya, Bupati mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi kualitas pelayanan publik dengan memanfaatkan kanal pengaduan Wadul Gus’e. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar setiap persoalan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
“Saya tidak mungkin mengawasi semuanya secara langsung. Karena itu, jika ada persoalan terkait pelayanan publik, silakan laporkan melalui Wadul Gus’e agar segera kami tindak lanjuti,” pungkasnya.
Melalui kegiatan Bunga Desaku, Pemerintah Kabupaten Jember berharap komunikasi antara pemerintah dan masyarakat semakin erat. Sosialisasi berbagai program prioritas, mulai dari beasiswa pendidikan, layanan kesehatan gratis melalui UHC, hingga kemudahan pelayanan administrasi kependudukan, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik di Kabupaten Jember.
