Mojokerto – Pondok Baitu Husodo menggelar gema sholawat dalam rangka Mualid Nabi SAW di halaman pondok Baitu Husodo desa Kejagan, Trowulan, Mojokerto, Sabtu (19/11/2022).
Pengasuh Pondok Baitu Husodo, Moch. Solih atau biasa di panggil Gus Solih mengatakan kegiatan ini bagian untuk menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Selain itu, ia mengajak masyarakat agak bersama-sama membagun Indonesia tanpa Narkoba.
“Alhamdulillah, hari ini kami memperingati maulid nabi Muhammad SAW, semoga dengan kegiatan ini dapat menambah kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW,” ungkap Gus Solih.
Pondok Baitu Husodo memiliki kegiatan rutinan sedekah seni tiap bulan. Menurutnya, ia berharap semoga kegiatan kedepan bisa lebih meriah dan baik lagi. “Semoga kedepan bisa lebih baik lagi,” harapannya.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Kejagan Sri Upoyono, Ahmad Lutfi (Gus Lutfi), Rektor STIE AL- ANWAR Mojokerto. Manajer PT. Prabu (Malang), R. Guntur Eko Widodo, Ketum GIAN & Panglima Laskar Pesantren RI-1. Dalam sambutannya, Kepala Desa Kejagan Sri Upoyono mendukung langkah Pondok Baitu Husodo. Menurut, tidak banyak pondok yang fokus pemberantasan narkoba.
“Kami mendukung apapun bentuk kebaikan asalkan tidak melanggar norma agama, tidak melanggar syariat ajaran agama Islam,” ungkap Kedes Trowulan yang baru diblantik beberapa hari lalu ini.
Ia juga meminta dukungan kepada masyarakat Desa Kejagan untuk bersama-sama membangun Desa Kejagan. Harapannya, Desa Kejagan lebih baik lagi.
“Kami niatkan amanah ini sebagai ibadah, saya juga minta masukan tokoh agama untuk selalu mengingatkan dalam langkah saya memimpin,” terangnya.
Sementara itu, R. Guntur Eko Widodo, Ketum GIAN dan Panglima Laskar Pesantren RI-1 mengatakan Narkoba dapat bagi generasi muda perlu sangat diperhatikan. Orangtua lebih cermat melihat anaknya memasuki fase anak-anak menuju remaja.
“Pada fase seperti ini seorang yang sedang mencari jati diri. Mereka bisa terjerumus ke dalam narkoba. Dampak negatif penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang ini pasti terjadi dan membahayakan kesehatan,” ucapnya.
Ditempat yng sama, Devi setyorini kabiro Barisan Srikandi Indonesia ((BSI) Mojokerto mengatakan remaja usahakan carilah teman yang memberikan dampak positif. Jangan sebaliknya.
“Karena dengan berteman baik, maka remaja dapat terhindar dari pergaulan yang salah seperti narkoba,”imbuhnya.
Menurutnya, penggunaan dan kecanduan narkoba juga dapat dicegah sedini mungkin. Program pencegahan bisa melibatkan keluarga, sekolah, masyarakat dan media.”Kami berharap remaja memperbanyak kegiatan positif seperti ini,” akunya.
